Bupati Inhil Tinjau Lokasi Pasca Musibah Angin Puting Beliung Desa Sanglar
RETEH- Jum'at (16/4/2021), Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang dipimpin lansung Bupati HM.Wardan turun langsung meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung yang melanda Desa Sanglar Kecamatan Reteh, pada hari Kamis tanggal 15 April 2021 pada pukul 16:30 wib petang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati HM.Wardan didampingi Kapolres dan turut serta Kadis Sosial M.Arifin, S.Sos, Kepala BPBD H. Yuspik, Ketua Baznas M. Yunus Hasby, Muspika Kecamatan Reteh.
Akibat bencana tersebut kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp. 200.000.000 (dua ratus juta). Demikian dikatakan Kepala BPBD Yusfik saat dikonfirmasi melalui via WahtsApp menjelaskan bahwa saat ini tim sudah mendatangi lokasi bencana serta melakukan evakuasi.
"Karena angin puting beliung itu juga mengakibatkan Tiang listrik PLN 10 batang tumbang, akibatnya lampu disekitar Kecamatan Reteh mati dan sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait," demikian ditambahkan Kepala BPBD.
Untuk diketahui, adapun nama-nama korban akibat musibah angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan tersebut sebagai berikut;
1. Jamaludin (50) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
2. Salma (45) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
3. Basir (45) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
4. Josep (50) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
5. Bujang Kep (70) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
6. Alwi (48) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
7. Abdurahman (38) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
8. Darmawi (45) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
9. Albar (35) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
10. Marlius (50) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
11. Nikmah (48) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
13. Harmauzi (51) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
14. Wati (32) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
15. Dawing (60) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
16. Siti (54) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
17. Nurbaya (45) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
18. Sulaiman (67) desa Sanglar Kecamatan Reteh;
19. Kantor desa Sanglar Kecamatan Reteh;
20. Rumah Babinsa desa Sanglar Kecamatan Reteh;
21. Kantor Pustu desa Sanglar Kecamatan Reteh; dan
22. Posyandu desa Sanglar Kecamatan Reteh.
Disamping itu juga terdapat Korban luka, atas nama; Mardiana (38) dan Darmawati (50) desa Sanglar Kecamatan Reteh serta 1 orang Korban meninggal dunia ialah, Nayla, 4 bulan desa Sanglar Kecamatan Reteh.
Pada kesempatan tersebut, Bupati HM.Wardan menyampaikan kepada korban agar segera dilakukan perawatan dan korban luka-luka akan dirawat di rumah sakit dan akan mendapatkan bantuan pengobatan secara gratis dari Baznas.
"Kepada warga yang terkena musibah untuk tabah dan sabar serta yakin dan percaya lah bahwa dibalik musibah ada manfaat kebaikan. Diharapkan dengan musibah ini kita kembali bangkit, semangat dan meningkat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT apalagi kita saat ini sedang berada dibulan yang suci, penuh hikmah bulan Ramadhan," tuturnya. (Adv)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pansus DPRD Batam Gelar Rapat Lanjutan, Bahas Ranperda PSU Perumahan
- Batam
- 28 April 2026 10:30 WIB
Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah
- Batam
- 28 April 2026 10:21 WIB
Pemko Batam Fokus Digitalisasi Pajak, Targetkan Sistem Terpadu pada 2030
- Batam
- 28 April 2026 10:11 WIB
Amsakar Gandeng Bank Sumut, Perluas Pembiayaan UMKM di Batam
- Batam
- 28 April 2026 10:08 WIB
Dari Harmoni hingga Sistem Layanan Digital, Ini Strategi Batam yang Dipelajari Kabupaten Bangli
- Batam
- 28 April 2026 10:06 WIB
Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital
- Nasional
- 27 April 2026 19:14 WIB
Pj Sekda Rohul Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tingkat Rohul
- Rohul
- 27 April 2026 13:34 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad Lantik Sekda Definitif
- Kepri
- 26 April 2026 22:38 WIB
Bintan Raih Terbaik I di Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
- Bintan
- 26 April 2026 10:37 WIB
Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Lis Darmansyah Temui Menteri ATR/BPN
- Tanjungpinang
- 25 April 2026 17:49 WIB
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
