Dokter Jaga IGD RSUD Bangkinang Keluhkan Pemangkasan Insentif dan Tunggakan Jasa Medis di Medsos
BANGKINANG – Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar, mengeluhkan kebijakan pemangkasan insentif serta belum cairnya jasa medis yang telah berlangsung hampir satu tahun.
Keluhan tersebut mencuat ke publik setelah beredar unggahan di media sosial (medsos) yang menyebutkan adanya dugaan ketidakadilan terhadap tenaga medis.
Salah seorang dokter jaga IGD RSUD Bangkinang yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengaku telah bekerja selama 1 tahun 9 bulan. Ia menyampaikan bahwa insentif daerah yang sebelumnya diterima sebesar Rp5,6 juta, pada tahun ini dipangkas drastis hingga hanya Rp850 ribu dengan alasan efisiensi anggaran.
“Pemangkasan ini sangat kami rasakan dampaknya, karena jumlah shift dan jumlah pasien justru semakin meningkat,” ungkapnya dalam pesan yang beredar di akun instagram seputarkampar_official yang diakses hari Selasa (13/1/2026).
Dalam akun yang berjumlah pengikut sebanyak 54,7 ribu tersebut juga menyoroti persoalan dana jasa medis. Para dokter juga mengeluhkan jasa medis yang belum dibayarkan sejak Maret 2025 hingga saat ini.
Alasan yang disampaikan kepada mereka adalah untuk membayar hutang obat dan bahan habis pakai. Namun menurut para dokter, alasan tersebut dinilai tidak masuk akal karena anggaran obat dan bahan habis pakai telah memiliki pos anggaran tersendiri.
Selain itu, kebijakan lain yang menuai sorotan adalah penghapusan uang jaga malam pada tahun ini. Dampaknya, jumlah tenaga medis dalam satu shift dikurangi, meskipun beban kerja tetap tinggi. Padahal sebelumnya, satu shift jaga IGD diisi oleh dua hingga tiga dokter.
Keluhan ini pun ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat perhatian publik. Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada kualitas layanan kesehatan, khususnya di IGD yang merupakan garda terdepan pelayanan rumah sakit.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen RSUD Bangkinang terkait keluhan para dokter tersebut. Direktur RSUD Bangkinang, dr. Imawan Hardiman ketika dikonfirmasi terkait persoalan ini sejak siang tadi melalui pesan pendek Whatsapp belum memberikan tanggapan. HP
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

