Viral di Media Sosial, Kondisi Jembatan Desa Lubuk Agung Picu Aksi Cepat Polda Riau
KAMPAR – Kondisi jembatan penghubung Desa Lubuk Agung dan Desa Ranah Sungai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial, khususnya TikTok. Jembatan tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Kepala Desa Lubuk Agung, Heryanto, membenarkan jembatan tersebut telah lama mengalami kerusakan. Ia menyebut, kondisi jembatan sudah rusak lebih dari satu tahun dan selama ini hanya mendapat penanganan darurat.
“Jembatan itu memang sudah lama rusak, lebih dari satu tahun. Selama ini hanya dilakukan perbaikan sementara menggunakan dana kebencanaan,” kata Heryanto saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Menurut Heryanto, jembatan sepanjang sekitar 11 meter itu awalnya merupakan jembatan kayu dan menjadi akses vital bagi masyarakat. Selain menghubungkan dua desa, jembatan tersebut digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah dan masyarakat yang hendak beribadah ke masjid.
“Jembatan ini sangat urgen karena dipakai anak-anak sekolah dan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa jembatan tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Kampar, bukan jalan atau jembatan provinsi.
“Statusnya jembatan kabupaten. Kami dari pemerintah desa sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan ke kabupaten, namun terkendala keterbatasan anggaran,” ungkapnya.
Heryanto menambahkan, perbaikan darurat telah dilakukan sebanyak dua kali akibat kondisi bencana, namun hanya bersifat sementara dengan menggunakan material kayu.
Meski demikian, ia mengungkapkan adanya perkembangan positif setelah kondisi jembatan tersebut viral. Heryanto menyebut pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau dijadwalkan turun langsung untuk meninjau sekaligus memulai pekerjaan perbaikan.
“Informasi yang kami terima, sore ini tim dari Polda Riau akan turun langsung dan segera melaksanakan pekerjaan perbaikan,” katanya.
Atas respons cepat tersebut, Heryanto menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Riau dan Polsek XIII Koto Kampar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek XIII Koto Kampar Iptu Edi Candra dan khususnya Kapolda Riau yang cepat tanggap terhadap kondisi jembatan yang sangat dibutuhkan warga kami,” ucapnya.
Pemerintah Desa Lubuk Agung berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dapat memberikan perhatian serius dengan melakukan perbaikan permanen demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
“Harapan kami jembatan ini bisa segera diperbaiki secara permanen karena sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkas Heryanto.
Sementara itu, Kapolsek XIII Koto Kampar, IPTU Edi Candra, menegaskan bahwa kondisi jembatan penghubung di Dusun Ampat, Desa Lubuk Agung, Kecamatan XIII Koto Kampar, sudah tidak layak digunakan dan sangat membahayakan keselamatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan IPTU Edi Candra saat dikonfirmasi terkait kondisi jembatan yang viral di media sosial dan telah ditinjau langsung oleh pihak kepolisian.
“Jembatan itu bukan rusak parah lagi, tapi memang sudah tidak bisa dipakai. Sangat membahayakan jika tetap dilalui masyarakat,” tegas IPTU Edi.
Ia menjelaskan, saat ini jembatan tersebut masih digunakan warga secara darurat dengan cara swadaya masyarakat, meski kondisinya sangat terbatas. Lebar jembatan hanya sekitar satu meter dan hanya bisa dilalui pejalan kaki serta sepeda motor.
“Jembatan itu menjadi satu-satunya akses bagi warga, termasuk anak-anak sekolah. Di sisi seberang jembatan terdapat sekitar 95 kepala keluarga, sementara di sisi lainnya lebih dari 100 KK. Tidak ada jalan alternatif lain,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, IPTU Edi menyebut pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Ia juga memastikan bahwa pada hari ini tim dari Polda Riau bersama Brimob akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus persiapan penanganan.
“Saat ini tim dari Polda dan Brimob masih melakukan pengecekan jembatan di wilayah lain, setelah itu akan langsung menuju ke Desa Lubuk Agung untuk melihat kondisi jembatan di Dusun Ampat,” tukasnya. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

