Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
JAKARTA — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mengakui perlu melakukan pembenahan pola permainan setelah langkahnya terhenti pada babak 16 besar Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026).
Ginting harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Prancis, Christo Popov, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 14-21.
“Evaluasi ke depannya lebih ke pola main saja, karena di setiap pertandingan akan beda-beda keadaannya,” kata Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI seusai pertandingan.
Pebulu tangkis asal Jawa Barat itu mengaku kesulitan menghadapi permainan Popov yang dinilainya semakin matang dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Pada gim pertama, Ginting sempat memberikan perlawanan ketat sebelum kehilangan momentum selepas interval. Ia menilai kurang disiplin dalam menjaga pola permainan sehingga lawan lebih mudah mengendalikan pertandingan.
Memasuki gim kedua, Ginting mencoba mengubah strategi untuk mengejar ketertinggalan. Namun, perubahan pola permainan tersebut mampu diantisipasi dengan baik oleh Popov.
Menurut Ginting, Popov merupakan tipe pemain ulet yang sulit dimatikan sehingga membutuhkan kesabaran ekstra sepanjang pertandingan.
“Christo salah satu pemain yang ulet dan safe, tidak mudah untuk dapat satu poin dari dia, jadi harus siap capek juga,” ujarnya.
Ginting juga menilai perkembangan permainan Popov cukup signifikan dibanding pertemuan sebelumnya. Selain tampil lebih matang, pemain Prancis itu dinilai cepat dalam mengubah strategi di tengah pertandingan.
“Secara keseluruhan permainan tidak banyak berubah, namun dia bisa mengubah strategi di lapangan dengan cepat dan mengantisipasi dengan cepat,” kata Ginting.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia kehilangan satu wakil tunggal putra di babak perempat final. Selanjutnya, Popov akan menghadapi Mohammad Zaki Ubaidillah yang lolos usai mengalahkan Jeon Hyeok Jin dengan skor 21-10, 16-21, 21-16. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ketika Industri Energi Tidak Lagi Cukup Bicara Produksi
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 22:23 WIB
DPRD Kampar Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kenegerian Rumbio
- Kampar
- 21 Mei 2026 21:29 WIB
Wako Pekanbaru Tegaskan Camat Bertanggung Jawab Penuh Soal Sampah
- Pekanbaru
- 21 Mei 2026 20:17 WIB
Ginting Akui Perlu Benahi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Olahraga
- 21 Mei 2026 20:09 WIB
Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3
- Nasional
- 21 Mei 2026 20:03 WIB
Peringati HUT ke-76 IGTKI-PGRI dan Hardiknas 2026, Sekda Rohul Tekankan Peran Guru TK sebagai Pondasi Pendidikan
- Rohul
- 21 Mei 2026 20:00 WIB
Disdik Riau dan Disnakertrans Gelar Job Fair 2026, Dorong Lulusan SMK Siap Kerja
- Pendidikan
- 21 Mei 2026 19:55 WIB
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Beri Pakan Kambing
- Kepulauan Meranti
- 21 Mei 2026 19:46 WIB
Sapi Kurban Presiden Tiba di Pulau Terluar Natuna, Cen Sui Lan : Warga Perbatasan Harus Ikut Merasakan Kebahagiaan!
- Natuna
- 21 Mei 2026 11:23 WIB
Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Inhil
- 21 Mei 2026 10:34 WIB
Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 Keluarga Terima Beras dan Minyak
- Ekonomi
- 21 Mei 2026 10:19 WIB
Liberika Meranti, Aroma Gambut dari Pesisir yang Menantang Krisis Iklim
- Traveliner
- 21 Mei 2026 10:12 WIB
Hendri Domo Hadiri Pelantikan Pengurus IKBR Kampar, Tekankan Persaudaraan dalam Bingkai NKRI
- Kampar
- 21 Mei 2026 08:40 WIB
Eks Kabid PPA yang Pernah Bertugas di Kampar Resmi Ditahan Kejari
- Hukrim
- 21 Mei 2026 08:18 WIB
Polsek Keritang Kawal Ketat Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional
- Inhil
- 21 Mei 2026 07:49 WIB
AKP Yosi Marlius: Di Sela Kacang Panjang, Tumbuh Harapan Dan Kemandirian Bangsa
- Inhil
- 20 Mei 2026 22:52 WIB
