Hadiri Pembukaan Musda XI Golkar Bengkalis, Kasmarni Ajak Perkuat Persatuan dan Sinergi Pembangunan

BENGKALIS, Resonansi.co – Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, mengajak seluruh elemen politik memperkuat persatuan dan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perbedaan pandangan politik tidak boleh menjadi penghalang bagi upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Bupati Kasmarni pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 di Hotel Grand Zuri Duri, Rabu (28/10/2026).

Musda dibuka langsung oleh Ketua I DPD Partai Golkar Provinsi Riau, H. Yulisman. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar Riau, H. Suparman, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Riau, Parisman Ikhwan, Ketua DPD Partai Golkar Bengkalis, Syahrial, serta jajaran pengurus partai dari tingkat provinsi hingga kecamatan.

Dalam sambutannya, Kasmarni menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum pemilihan pemimpin dan pembentukan kepengurusan baru. Lebih dari itu, Musda menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, menyatukan visi, serta merumuskan strategi menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Ia berharap Musda tersebut melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, visioner, dan mampu merangkul seluruh kader. Menurutnya, kekuatan partai politik tidak hanya diukur dari jumlah kursi yang dimiliki, tetapi juga dari kedekatannya dengan masyarakat, kemampuan memperjuangkan aspirasi rakyat, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Untuk itu, mari kita jadikan Musda ini sebagai ruang adu gagasan, bukan ajang perpecahan, sebagai momentum memperkuat persaudaraan, bukan mempertajam perbedaan, serta sebagai jalan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” demikian pesan Kasmarni.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan Kabupaten Bengkalis tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Diperlukan kebersamaan, kolaborasi, dan partisipasi seluruh elemen, termasuk partai politik, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur lainnya.

Karena itu, Kasmarni mengajak keluarga besar Partai Golkar Bengkalis terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan hingga wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.

“Kita boleh berbeda pandangan dalam politik, tetapi jangan berbeda komitmen dalam memajukan daerah dan menyejahterakan rakyat. Sebab, kepentingan masyarakat harus selalu berada di atas kepentingan kelompok,” tegasnya.

Kasmarni turut menekankan bahwa demokrasi yang matang bukanlah demokrasi yang menghilangkan perbedaan, melainkan demokrasi yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan dan solusi bagi kepentingan bersama.

Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, lanjutnya, senantiasa membuka ruang bagi kritik, masukan, dan gagasan konstruktif dari seluruh kekuatan politik. Masukan yang disampaikan secara positif dan bertanggung jawab dinilai penting untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pembangunan, serta menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada siapa pun yang nantinya terpilih memimpin Partai Golkar Bengkalis, Kasmarni berpesan agar menjadikan jabatan sebagai tanggung jawab dan kepemimpinan sebagai sarana pengabdian, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Pemimpin terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh kader, menjaga soliditas organisasi, serta menyusun program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Sementara itu, kader yang belum mendapatkan amanah diminta tetap memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi.

Menurutnya, dalam sebuah organisasi besar, hal terpenting bukan semata-mata siapa yang terpilih, melainkan bagaimana seluruh kader tetap menjaga kebersamaan dan bersatu mencapai tujuan bersama.

“Ingat, kompetisi boleh berakhir, tetapi persaudaraan harus tetap terpelihara. Perbedaan pilihan jangan sampai menghilangkan kebersamaan,” pesannya.

Kasmarni menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen mewujudkan daerah yang bermarwah, maju, sejahtera, serta unggul di Indonesia. Untuk mencapai cita-cita tersebut, diperlukan kerja nyata, ketepatan dalam menentukan prioritas pembangunan, serta dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap seluruh pihak mampu melampaui sekat-sekat politik, menyatukan gagasan, dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah. Keberhasilan pembangunan, katanya, bukan hanya menjadi keberhasilan pemerintah daerah atau partai politik tertentu, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Mengakhiri sambutannya, Kasmarni menyampaikan selamat melaksanakan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkalis Tahun 2026. Ia berharap forum tersebut menghasilkan keputusan bijaksana, melahirkan kepemimpinan yang amanah, serta merumuskan program kerja yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, Wakil Ketua DPRD M. Arsya Fadillah, serta sejumlah anggota DPRD, yakni Ibra Teguh, Samsu Dalimunthe, Bobi Kurniawan, Muhammad Asrul, Ahmad Husein, Fakhtiar Qodri, Yung Sanusi, dan Dapot Hutagalung.

Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis Suwarto, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Agus Sofyan, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, serta Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay. Sopian

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru