Kualitas Udara Kampar Masuk Kategori Tidak Sehat, ISPU Capai 161
KAMPAR — Kualitas udara di Kabupaten Kampar, Riau, berada pada kategori tidak sehat. Berdasarkan hasil pemantauan pada Rabu (26/8/2026) pukul 11:00 WIB, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tercatat mencapai 161.
Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.
Informasi mengenai kondisi kualitas udara tersebut disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar melalui akun resminya. Data ISPU bersumber dari alat pemantauan kualitas udara milik Kementerian Lingkungan Hidup yang berada di Stasiun Pemantauan Kabupaten Kampar.
Berdasarkan kategori ISPU, angka 101–200 masuk dalam kategori tidak sehat. Pada kondisi tersebut, kualitas udara berpotensi memberikan dampak buruk terhadap kesehatan manusia serta dapat memengaruhi hewan dan tumbuhan.
Plt Kepala DLH Kabupaten Kampar Refizal melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKL), Idrus, mengatakan peningkatan pencemaran udara saat ini berkaitan dengan asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.
“Untuk kondisi kualitas udara saat ini, berdasarkan hasil pemantauan ISPU, angkanya berada di 161 atau kategori tidak sehat. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan dan tetap memperhatikan kondisi kesehatan,” ujar Idrus.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara, diharapkan lebih membatasi aktivitas di luar ruangan.
Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, Idrus menyarankan agar menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan polutan.
DLH Kabupaten Kampar, lanjutnya, terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi pencemaran, khususnya dampak asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kualitas udara serta mengambil langkah pencegahan sesuai kondisi di lapangan. Reza
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

