Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers

PEKANBARU — Sebanyak 30 wartawan dari berbagai media di Riau mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau (UIR), 6–7 November 2026.

UKW tersebut terdiri atas tiga kelas jenjang muda, satu kelas jenjang madya, dan satu kelas jenjang utama. Seluruh peserta mengikuti serangkaian mata uji untuk mengukur kemampuan dan kompetensi dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

Wakil Ketua JMSI Riau Bidang Jurnalisme Berkualitas, Tun Akhyar, mengatakan pelaksanaan UKW merupakan bagian dari komitmen JMSI dalam mendorong peningkatan kualitas wartawan sekaligus memperkuat profesionalisme perusahaan pers yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Jurnalisme Berkualitas JMSI, Satria Utama, menegaskan UKW memiliki peran penting untuk memastikan wartawan memahami serta mampu menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar kompetensi yang telah ditetapkan.

“UKW bukan sekadar menguji kemampuan wartawan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan kerja jurnalistik dilakukan secara profesional, beretika, dan bertanggung jawab kepada publik,” ujarnya.

Menurut Satria, peningkatan kompetensi wartawan menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan media digital yang berlangsung semakin cepat. Wartawan dituntut mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan terverifikasi, tanpa mengabaikan Kode Etik Jurnalistik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Astra, FIKOM UIR, serta sejumlah mitra perusahaan lainnya yang telah mendukung pelaksanaan UKW tersebut.

Berkat dukungan para mitra, peserta dapat mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi itu dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Pers yang sehat dan profesional hanya dapat terwujud dengan sinergi dan kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholder,” katanya.

Ketua Tim Lembaga Uji Pikiran Rakyat, Refa Riana, mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan UKW dengan disiplin dan penuh konsentrasi. Ia juga meminta peserta tidak merasa takut atau gugup menghadapi mata uji.

“Tak perlu takut atau gugup, karena yang diujikan sepenuhnya merupakan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari sebagai seorang wartawan, redaktur maupun pemimpin redaksi,” pesannya.

                      JMSI dan UIR Perkuat Kerja Sama

Selain pelaksanaan UKW, kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara JMSI Riau dan Fakultas Ilmu Komunikasi UIR di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dekan FIKOM UIR, Dr. Eko Hero, M.I.Kom, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi perusahaan pers dapat membuka peluang lebih luas dalam pengembangan kompetensi mahasiswa maupun insan pers.

Ia berharap kerja sama tersebut memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak, khususnya dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri media.

Pelaksanaan UKW dan penandatanganan MoA ini menjadi langkah JMSI Riau dalam memperkuat profesionalisme wartawan sekaligus membangun sinergi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha guna mendorong terwujudnya ekosistem pers yang berkualitas dan bertanggung jawab.**

Editor : Reza MF
Tag : # Wartawan



Bagikan

Berita Terbaru