Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong penguatan sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri jasa keuangan untuk memperluas akses keuangan masyarakat sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat menghadiri pengukuhan Kepala OJK Provinsi Riau yang baru, Moh. Fredly Nasution, di Kantor OJK Riau, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto menyampaikan ucapan selamat datang kepada Moh. Fredly Nasution yang kini mengemban amanah sebagai Kepala OJK Provinsi Riau. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Triyoga Laksito, atas dedikasi dan pengabdiannya selama kurang lebih dua tahun.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya menyampaikan selamat datang kepada kepala OJK yang baru, Bapak Fredly. Juga terima kasih kepada Triyoga Laksito, Kepala OJK yang lama, yang sudah memberikan dedikasi kurang lebih dua tahunnya,” ujarnya.

SF Hariyanto berharap pergantian kepemimpinan tersebut membawa semangat baru dalam mendorong perkembangan sektor jasa keuangan di Riau. Ia juga mengharapkan kepemimpinan Moh. Fredly Nasution mampu menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kepala OJK harus punya gebrakan yang seru. Saya harap OJK, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan terus meningkatkan sinergi, sehingga akses keuangan semakin luas dan mampu mendorong ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Riau,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar berbagai program pengembangan sektor keuangan dapat berjalan optimal. OJK juga diharapkan semakin aktif memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi praktik penipuan digital.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan Bapak Fredly, kerja sama yang sudah terbangun bisa lebih baik lagi. Semoga OJK semakin aktif memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat, terutama terhadap praktik penipuan digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Riau, Moh. Fredly Nasution, menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan target inklusi keuangan nasional sebesar 93 persen pada 2026 dan meningkat menjadi 98 persen pada 2045.

Fredly mengatakan, pencapaian target tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan industri jasa keuangan.

“Seperti yang diharapkan, kita akan membangun sinergi agar target inklusi dan literasi keuangan tercapai. Targetnya 93 persen pada 2026 dan pada 2045 mencapai 98 persen, itu akan terus kita dorong agar bisa tercapai,” ujarnya.

SF Hariyanto menegaskan, Pemprov Riau siap mendukung penguatan kerja sama dengan OJK untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan inklusi keuangan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bersama Pak Fredly, kita perluas kerja sama ini agar ekonomi Riau semakin baik,” tutupnya. Galeri

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru