MTQ dan Pacu Jalur Dongkrak Ekonomi Kuansing, Pemprov Riau Bidik Lonjakan Wisatawan dan UMKM

KUANTAN SINGINGI – Pemerintah Provinsi Riau menjadikan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang dipadukan dengan Pacu Jalur sebagai strategi menggerakkan perekonomian daerah. Sinergi dua agenda besar tersebut diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ribuan peserta MTQ, official, tamu undangan, dan wisatawan diperkirakan memadati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) selama pelaksanaan kedua agenda tersebut. Kondisi ini diharapkan memberikan dampak langsung terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga penjualan produk UMKM lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan kolaborasi antara MTQ dan Pacu Jalur dirancang agar manfaat penyelenggaraan tidak hanya dirasakan dari sisi syiar Islam, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

"MTQ tetap menjadi ruh syiar Al-Qur'an, sementara Pacu Jalur merupakan kebanggaan budaya masyarakat Kuantan Singingi. Ketika keduanya berjalan beriringan, akan tercipta manfaat yang lebih besar melalui peningkatan kunjungan wisata, pergerakan UMKM, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar SF Hariyanto, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, sinergi kegiatan keagamaan dan budaya menjadi langkah strategis dalam mempromosikan potensi wisata Riau sekaligus menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi daerah.

Dengan meningkatnya arus kunjungan ke Kuansing, pelaku usaha lokal diperkirakan memperoleh peluang usaha yang lebih besar, mulai dari sektor kuliner, penginapan, jasa transportasi, hingga penjualan kerajinan dan produk unggulan daerah.

"Melalui sinergi ini, kami ingin para tamu membawa pulang pengalaman terbaik tentang Riau, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyebut kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ XLIV merupakan momentum untuk memperkenalkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah kepada masyarakat luas.

Menurutnya, penyelenggaraan MTQ yang bertepatan dengan Pacu Jalur akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat karena tingginya mobilitas peserta dan wisatawan selama kegiatan berlangsung.

"Kami ingin para tamu tidak hanya mengikuti MTQ, tetapi juga mengenal kekayaan budaya, menikmati destinasi wisata, serta membeli produk-produk UMKM yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi," ujar Suhardiman.

Ia optimistis kolaborasi MTQ dan Pacu Jalur akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian daerah melalui meningkatnya promosi destinasi wisata dan produk unggulan lokal.

Dengan dua agenda berskala besar tersebut, Kuantan Singingi diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi sementara di Riau. Kehadiran ribuan pengunjung diharapkan mampu meningkatkan perputaran uang di berbagai sektor usaha dan memperkuat posisi Kuansing sebagai destinasi wisata religi dan budaya di Provinsi Riau. Mila

Editor : Reza MF
Tag : # Ekonomi



Bagikan

Berita Terbaru