Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di Kampar dan Pekanbaru, Ini Jadwalnya

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan pada pekan ini operasi pasar murah akan dilaksanakan di lima titik yang tersebar di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru.

"Pada pekan ini akan ada lima titik lokasi operasi pasar murah yang tersebar di dua daerah, yaitu Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru," ujar Tetty, Senin (27/7/2026).

Operasi pasar murah diawali pada Senin (27/7/2026) di Parkiran Plaza Bangkinang, Kabupaten Kampar, mulai pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, kegiatan akan dilaksanakan di Kota Pekanbaru, yakni pada Selasa (28/7/2026) di Halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat. Kemudian pada Rabu (29/7/2026) berlangsung di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Operasi pasar murah berlanjut pada Kamis (30/7/2026) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai. Sementara pada hari terakhir, Jumat (31/7/2026), kegiatan digelar di Gedung Serbaguna, Jalan Mujair Raya, RT 11/RW 10, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.

Tetty menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, memperlancar distribusi, serta membantu menjaga kestabilan harga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," katanya.

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan, di antaranya beras SPHP seharga Rp60.000 per lima kilogram, beras Anak Daro dan Beras Sokan Rp165.000 per 10 kilogram atau Rp83.000 per lima kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per kemasan, garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur ayam Rp49.000 per papan.

Pemprov Riau juga mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik.

"Kami berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja sendiri sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkas Tetty. Mila

Editor : Reza MF
Tag : # Ekonomi



Bagikan

Berita Terbaru