Pemprov Riau Gelar Empat Operasi Pasar Murah pada Pekan Pertama Juni

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah secara rutin di berbagai kabupaten dan kota.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Taufiq OH, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, mengatakan bahwa pada pekan pertama Juni 2026, operasi pasar murah akan digelar sebanyak empat kali.

“Untuk pekan ini, kita gelar sebanyak empat kali. Karena hari ini bertepatan dengan Hari Libur Nasional Hari Lahir Pancasila, operasi pasar murah dimulai pada Selasa besok,” kata Tetty, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan operasi pasar murah akan dimulai pada Selasa (2/6/2026) di Halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Selanjutnya, pada Rabu (3/6/2026), kegiatan serupa digelar di Halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Kemudian, pada Kamis (4/6/2026), operasi pasar murah dilaksanakan di Jalan Limbungan, Gang Gajus, RT 01 RW 10, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur. Sementara pada Jumat (5/6/2026), kegiatan dipusatkan di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

“Operasi pasar murah akan dimulai pukul 09.00 WIB. Kami mengimbau masyarakat untuk datang sesuai waktu yang ditentukan dan mengantre dengan tertib. Selain itu, masyarakat juga diharapkan membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujar Tetty.

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Beras SPHP dijual seharga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Sementara beras Anak Daro dan Sokan dijual Rp83.000 per kemasan 5 kilogram serta Rp165.000 per kemasan 10 kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan Minyakita seharga Rp15.500 per bungkus.

Untuk komoditas lainnya, garam Krista dijual Rp2.000 per kemasan 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per kemasan 250 gram, serta telur ayam Rp49.000 per papan. Adapun harga cabai merah, bawang merah, dan bawang putih akan disesuaikan dengan harga yang berlaku di tingkat petani.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Riau berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil sekaligus menjaga inflasi daerah tetap terkendali. Milla

Editor : Nurdin Tambunan
Tag : # Ekonomi



Bagikan

Berita Terbaru