Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus menggencarkan pelaksanaan operasi pasar murah di berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

Program yang dijalankan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan operasi pasar murah akan terus dilaksanakan sesuai kemampuan pemerintah daerah dan ketersediaan pasokan pangan.

"Kita bersama BUMD pangan melaksanakan operasi pasar di beberapa kecamatan. Kita upayakan sesuai kemampuan tim yang ada dan terus berusaha semaksimal mungkin," kata SF Hariyanto, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, operasi pasar murah merupakan instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah, khususnya untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Minggu ini kita gelar terus. Inilah upaya yang bisa kita lakukan untuk membantu mengurangi beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang disusun Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, operasi pasar murah pekan ini dilaksanakan di empat lokasi. Penyesuaian jadwal dilakukan karena adanya libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Kegiatan perdana digelar pada Senin (15/6/2026) di halaman SMA Negeri 16 Pekanbaru, Jalan Pramuka Ujung, Kecamatan Rumbai Timur. Selanjutnya operasi pasar murah akan berlangsung di Kabupaten Rokan Hulu, yakni pada Rabu (17/6) di Halaman Kantor Camat Tambusai Utara, Kamis (18/6) di Halaman Kantor Camat Kunto Darussalam, dan Jumat (19/6) di Halaman Kantor Camat Tandun.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

"Untuk pekan ini kita laksanakan empat kali kegiatan. Jadwal disesuaikan karena bertepatan dengan libur nasional Tahun Baru Islam," katanya.

Dalam pelaksanaan di Pekanbaru, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beras SPHP dipasarkan Rp60 ribu per kemasan lima kilogram, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, Minyakita Rp15.500 per kemasan, dan telur ayam Rp49 ribu per papan.

Sementara itu, untuk kegiatan di Kabupaten Rokan Hulu, operasi pasar murah dilaksanakan atas permintaan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan dukungan subsidi harga sehingga masyarakat dapat membeli bahan pokok di bawah harga eceran tertinggi (HET).

Komoditas yang tersedia antara lain beras premium Rp70 ribu per lima kilogram, beras CML Rp68 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, Minyakita Rp14 ribu per liter, minyak goreng premium Rp20 ribu per liter, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, telur ayam Rp45 ribu per papan, serta bawang putih Rp24 ribu per kilogram.

Selain bahan pokok, masyarakat juga dapat memperoleh komoditas hortikultura seperti cabai merah keriting, bawang merah, dan kentang dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasaran.

Pemprov Riau berharap program operasi pasar murah dapat membantu menjaga kestabilan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Adv

Editor : Nurdin Tambunan



Bagikan

Berita Terbaru