Pj Bupati Kampar Hambali Hadiri Rakor Bersama Presiden RI di IKN Kaltim
IKN - Penjabat Bupati kampar H.Hambali ,SE,MBA,MH dan para gubernur, bupati/wali kota se-Indonesia menghadiri agenda rapat koordinasi bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (13/08).
Pada rakor tersebut Presiden Jokowi memberikan arahan kepada 517 kepala daerah di Indonesia secara langsung.
Alhamdulilah kita berkesempatan hadir langsung ke Ibukota Negara (IKN) Di Kalimantan Timur" Kata Hambali, Pj Bupati Kampar.
Banyak hal dapat kita terima pada Rakor bersama presiden RI ini terutama dalam membangun daerah yang ramah lingkungan, asri dan alami, begitu juga dengan tata kelola pemerintahan " Ujar Hambali.
Dan yang tak kalah pentingnya adalah dukungan, support terhadap Sukses dan lancarnya pemilihan kepala daerah di masing-masing daerah" Tutup Hambali.
Sementara itu Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengajak seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk membangun daerah yang ramah lingkungan di wilayah kerjanya masing-masing.
“Saya ingin menyampaikan bahwa IKN ini contoh utama kota masa depan yang dibangun dengan rencana dan konsep yang matang, konsepnya jadi Kota Hutan bukan kota beton, saya kira di semua provinsi, kabupaten dan kota bisa merencanakan dan konsep kotanya itu ingin dijadikan kota apa,” ujar orang nomor satu di Indonesia itu.
Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa Istana Negara yang berada di Jakarta dan Bogor merupakan peninggalan Kolonial Belanda yang telah dihuni selama 79 tahun semenjak kemerdekaan.
“Dengan dibangunnya IKN ini kita ingin tunjukkan bahwa kita punya kemampuan untuk membangun ibu kota sesuai dengan keinginan kita, sesuai dengan desain kita,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota karena laju inflasi Indonesia ada pada posisi yang sangat baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain yakni 2,13 persen.
“Mohon dijaga, dengan cara segera merealisasikan APBD-nya secepat-cepatnya karena sampai saat ini realisasi belanja di kabupaten/kota masih di angka 31 persen kecil sekali, provinsi masih 41 persen tolong dicek lagi, dilihat lagi, didorong segera realisasikan agar uang yang ada di APBD ini segera beredar di masyarakat,” jelasnya.
Mengakhiri arahannya, Presiden Jokowi pun meminta agar anggaran untuk Pilkada serentak segera diselesaikan, karena berkaitan dengan keamanan dan ketertiban pada kegiatan pilkada.
“Harus segera selesai, karena kita belum pernah memiliki pengalaman untuk melaksanakan Pilkada serentak, kalau dulu tidak serentak keamanan bisa dibantu dari kabupaten lain, dari provinsi lain, dari daerah lain, sekarang semua serentak, sehingga betul-betul harus dibicarakan," tukasnya. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kuasa Hukum Layangkan Surat ke Polda Riau, Minta Kasus Pembunuhan Kembali di Ungkap
- Kampar
- 19 April 2026 18:06 WIB
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
- Nasional
- 18 April 2026 19:23 WIB
Kasusnya Dinyatakan SP2Lid, Ahmad Iskandar Tanjung Akan Laporkan Balik Pelapornya ke Polda Kepri
- Karimun
- 17 April 2026 22:28 WIB
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Inhil
- 17 April 2026 16:24 WIB
Hendri Kampay Apresiasi Komisi III DPRD Kampar, Konflik Warga- Perusahaan di Kemang Indah Berakhir Damai
- Kampar
- 17 April 2026 13:15 WIB
STY FEST Sekolah Santo Yusup Karimun Meriah
- Karimun
- 17 April 2026 13:12 WIB
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Inhil
- 17 April 2026 12:51 WIB
Gercep, Pemprov Riau: Perbaikan Jalan Minas-Tualang Segera Dimulai
- Riau
- 17 April 2026 11:41 WIB
Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja
- Riau
- 17 April 2026 11:38 WIB
Pansus II DPRD Kampar Soroti LKPJ 2025, Rinaldo: Efisiensi Harus Tetap Pro Rakyat
- Kampar
- 17 April 2026 11:14 WIB
KTH Tak Bisa Sendiri, Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan
- Siak
- 17 April 2026 11:10 WIB
