Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Kemendagri
Bangkinang Kota - Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE.MBA,MH mengikuti rapat koordinasi pengendalaian inflasi daerah yang diselenggarakan secara rutin setiap minggunya oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI ).
Rakor yang diikuti oleh Pemkab Kampar secara daring dilaksanakan di Ruang Zoom Meeting Lantai II Kantor Bupati Kampar. Senin (26/8/2024). Dipimpin oleh Plt Sekjen Kemendari RI Tomsi Tohir.
Dalam rakor ini yang ikut mendampingi Pj Bupati Kampar diantaranya Asisten II Setda Kampar Suhermi, ST, Inspektorat Kampar Febrinaldi Tridarmawan, S.STP.M.Si, Kadis Perdagangan dan UMK Kampar H. Dendi Zulhairi, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Hj. Nurilahi Ali, SP.MMA Perwakilan Dandim Zulfikar, Kabid Distribusi, Cadanagn dan Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kampar Ir. Nurmaini, Kasi Angkutan Dinas Perhubungan H. Suharman, SE Plt Kabag Perekonomian Purwoko dan Perwakilan OPD lainnya.
Usai Rakor pengendalian inflasi daerah, Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE,MBA,MH dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Infalsi Provinsi Riau tahun ketahun saat ini berkisar di angka 2,02%, sedangkan angka Inflasi bulan kebulan sebesar -0,80%.
Sementara untuk Kabupaten Kampar saat ini angka inflasi tahun ketahun (y-on-y) sebesar 2,20 % (58) dan inflasi bulan ke bulan atau (m-to-m) sebesar -1,25 % (114) dan Inflasi Kalender -0,21%.
Dirinya juga sampaikan, secara umum pada posisi Minggu ke 3 agustus 2024 harga Pangan Strategis relatif stabil.
"Alhamdulilah Komitmen Pemkab Kampar dalam menstabilkan harga dan ketersedian komoditas dengan melaksanakan operasi pasar disetiap Kecamatan dan kemaren kita juga melakukan panen cabe dalam pengendalian inflasi.
Plt Sekjen Kemendari RI Tomsi Tohir saat membuka rakor mengingatkan kembali untuk selalu membuat terobosan kreatif yang dilakukan oleh Kepala Daerah di wilayahnya masing masing agar tingkat infalsi dapat di tangani dan apalagi di saat sekarang musim kemarau harus di waspadai untuk sektor pertanian,” ucap Tomsi Tohir.
Adapun dalam upaya menekan inflasi, ada beberapa strategi utama yang harus dijalankan. Memperkuat koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memantau dan mengendalikan harga-harga bahan pokok. Meningkatkan efisiensi distribusi barang untuk mengurangi biaya logistik yang seringkali menjadi penyebab kenaikan harga. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
- Nasional
- 18 April 2026 19:23 WIB
Kasusnya Dinyatakan SP2Lid, Ahmad Iskandar Tanjung Akan Laporkan Balik Pelapornya ke Polda Kepri
- Karimun
- 17 April 2026 22:28 WIB
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Inhil
- 17 April 2026 16:24 WIB
Hendri Kampay Apresiasi Komisi III DPRD Kampar, Konflik Warga- Perusahaan di Kemang Indah Berakhir Damai
- Kampar
- 17 April 2026 13:15 WIB
STY FEST Sekolah Santo Yusup Karimun Meriah
- Karimun
- 17 April 2026 13:12 WIB
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Inhil
- 17 April 2026 12:51 WIB
Gercep, Pemprov Riau: Perbaikan Jalan Minas-Tualang Segera Dimulai
- Riau
- 17 April 2026 11:41 WIB
Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja
- Riau
- 17 April 2026 11:38 WIB
Pansus II DPRD Kampar Soroti LKPJ 2025, Rinaldo: Efisiensi Harus Tetap Pro Rakyat
- Kampar
- 17 April 2026 11:14 WIB
KTH Tak Bisa Sendiri, Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan
- Siak
- 17 April 2026 11:10 WIB
Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Inhil
- 17 April 2026 10:34 WIB
