Realisasi Pendapatan Kampar Baru 39,54 Persen, Pemkab Pacu PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal
BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya mempercepat realisasi pendapatan daerah tahun 2026 guna mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Hingga 30 Mei 2026, realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp1,02 triliun atau 39,54 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,59 triliun.
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan mencapai Rp499,9 miliar baru terealisasi Rp165,1 miliar atau 33,01 persen. Capaian tersebut berasal dari berbagai sumber, antara lain pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah, serta dana transfer.
Data tersebut terungkap dalam Rapat Peningkatan Penerimaan PAD Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Bupati Kampar Ahmad Yuzar di Kantor Bupati Kampar, Kamis (4/6/2026). Rapat dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Kampar.
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan.
“PAD merupakan tulang punggung pembiayaan daerah. Kita tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat. Kampar memiliki potensi besar dari sektor pajak, retribusi, dan pengelolaan aset daerah yang harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Menurut Yuzar, percepatan penerimaan PAD memerlukan sinergi antarlembaga dan inovasi dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan. Ia meminta seluruh OPD untuk memperkuat koordinasi, mengintegrasikan data, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan wajib pajak.
"Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. OPD yang mengurus perizinan dan OPD penghasil harus saling terbuka dan mengintegrasikan datanya. Jangan sampai masyarakat yang ingin memenuhi kewajibannya justru dipersulit oleh birokrasi," tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Kampar membahas sejumlah strategi untuk mempercepat peningkatan PAD, mulai dari digitalisasi sistem pemungutan pajak daerah, intensifikasi dan ekstensifikasi objek pajak, peningkatan pengawasan, hingga optimalisasi kinerja petugas pemungut pajak di lapangan.
Pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi realisasi pendapatan secara berkala per triwulan serta membentuk satuan tugas khusus guna memastikan target pendapatan dapat tercapai tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.
Wakil Bupati Kampar Misharti turut menekankan pentingnya terobosan dan inovasi dalam menggali potensi pendapatan daerah. Menurutnya, seluruh OPD harus mampu memanfaatkan teknologi dan menutup berbagai celah kebocoran penerimaan daerah.
“Saya minta seluruh kepala OPD tidak lagi bekerja dengan cara-cara biasa. Ciptakan terobosan baru, manfaatkan teknologi, dan tutup semua celah kebocoran. Kemandirian fiskal Kampar tahun 2026 ada di tangan saudara-saudara sekalian,” ujarnya.
Dengan realisasi yang masih berada di bawah 40 persen hingga akhir Mei, Pemerintah Kabupaten Kampar kini berpacu mengejar target pendapatan daerah sebesar Rp2,59 triliun sebagai fondasi pembiayaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2026.
(REZA)
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemnaker dan Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif
- Nasional
- 05 Juni 2026 10:22 WIB
Realisasi Pendapatan Kampar Baru 39,54 Persen, Pemkab Pacu PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal
- Ekonomi
- 05 Juni 2026 10:18 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Kuansing Capai 62 Persen, Ditargetkan Beroperasi Juli 2026
- Pendidikan
- 05 Juni 2026 08:54 WIB
Antisipasi Kekeringan Panjang, Bupati Meranti Minta Seluruh Elemen Siaga Karhutla
- Kepulauan Meranti
- 05 Juni 2026 08:51 WIB
Tujuh Wakil Indonesia Berjuang Rebut Tiket Semifinal Indonesia Open 2026
- Olahraga
- 05 Juni 2026 08:45 WIB
Bhabinkamtibmas Kuala Gaung Edukasi Warga, Ketahanan Pangan Dimulai dari Cabai di Halaman
- Inhil
- 05 Juni 2026 00:32 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Gas Edukasi dan Dampingi Langsung Kebun Cabai Milik Warga
- Inhil
- 05 Juni 2026 00:19 WIB
Kapolsek Gas dan Kades Pantau Ketahanan Pangan
- Inhil
- 04 Juni 2026 20:50 WIB
Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Ujung Batu
- Rohul
- 04 Juni 2026 19:36 WIB
Relokasi Warga Binaan ke Gedung Baru Jadi Solusi Atasi Overcrowding Lapas Bagansiapiapi
- Rohil
- 04 Juni 2026 19:28 WIB
Mumpung Gratis, Pelaku Usaha Kuliner Diminta Segera Urus Sertifikat Halal
- Traveliner
- 04 Juni 2026 19:18 WIB
Satlantas Pelalawan Tilang 15 Pengendara yang Terobos Antrean
- Pelalawan
- 04 Juni 2026 19:11 WIB
Kemnaker dan IJTI Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI bagi Jurnalis Kampus
- Nasional
- 04 Juni 2026 19:05 WIB
Pendidikan Harus Terjangkau, SPMB Harus Berintegritas
- Pendidikan
- 04 Juni 2026 18:53 WIB
Satu Tiket Semifinal Polytron Indonesia Open 2026 Dipastikan Milik Indonesia
- Olahraga
- 04 Juni 2026 17:04 WIB
BPBD Kampar Ingatkan Warga Waspada Karhutla, El Nino Picu Cuaca Kering hingga November
- Riau
- 04 Juni 2026 16:54 WIB
