Wabup Misharti Ikuti Rakor Pengembangan Sumur Migas, Lima Sumur di Kampar Jadi Perhatian
BANGKINANG KOTA – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Sumur Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tahun 2026 bersama PT Pertamina Hulu Energi di wilayah operasi Provinsi Riau melalui Zoom Meeting dari Ruang Command Center Kantor Bupati Kampar, Jumat (16/10/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli Utama Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Nurwahidi. Pembahasan difokuskan pada perkembangan operasional sumur migas serta penyelesaian berbagai persoalan yang menghambat kegiatan hulu migas di sejumlah kabupaten di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Kampar.
Dalam pemaparannya, Nurwahidi menyampaikan terdapat 78 sumur terdampak di Provinsi Riau yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 sumur berada di Kabupaten Rokan Hilir, 17 sumur di Kabupaten Siak, lima sumur di Kabupaten Kampar, empat sumur di Kabupaten Rokan Hulu, dan satu sumur di Kabupaten Bengkalis.
Selain membahas kondisi sumur terdampak, rapat koordinasi tersebut turut menyoroti sejumlah persoalan strategis, di antaranya perizinan kawasan hutan, negosiasi LER PPKH, penolakan Koperasi Air Kehidupan, serta penyelesaian persoalan lahan PTPN, perkebunan, dan tanah hibah.
Koordinasi lintas sektor ini menjadi langkah penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai hambatan operasional migas. Upaya tersebut mencakup evaluasi perizinan, mediasi antara pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta penuntasan persoalan status lahan yang berkaitan dengan kegiatan hulu migas.
Dalam rapat tersebut, Wabup Misharti menyampaikan bahwa berbagai kendala yang dihadapi daerah merupakan persoalan bersama yang membutuhkan perjuangan dan komitmen seluruh pihak untuk menemukan penyelesaian.
Menurutnya, seluruh persoalan yang berkaitan dengan perizinan, penggunaan kawasan hutan, pembebasan lahan, serta kendala teknis lainnya perlu diinventarisasi dan ditindaklanjuti secara terukur sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Khusus untuk wilayah Kabupaten Kampar, penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan lahan, perizinan, dan dukungan terhadap kegiatan operasional migas harus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta kepentingan masyarakat,” ungkap Misharti.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung upaya peningkatan produksi migas nasional melalui penyelesaian berbagai persoalan sesuai kewenengan pemerintah daerah. Namun, dukungan tersebut harus tetap memperhatikan aspek lingkungan, kepastian hukum, dan kesejahteraan masyarakat.
Misharti berharap seluruh hambatan yang mengganggu kegiatan operasional migas dapat segera diselesaikan melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak terkait.
“Kita berharap seluruh kendala yang menghambat kegiatan operasional migas dapat segera dicarikan solusi melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak. Kepentingan masyarakat, kepastian hukum, serta kelancaran investasi harus berjalan beriringan demi mendukung pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional,” tutupnya. Adv
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Fajar/Fikri Tembus Final Denmark Open 2026, Tantang Ganda Putra Malaysia
- Olahraga
- 17 Oktober 2026 23:36 WIB
PLN UIP3B Sumatera Bergerak Bersama TNI AD, Hadirkan Akses Air Bersih untuk Wujudkan Desa Sejahtera di Bengkulu
- Nasional
- 17 Oktober 2026 22:09 WIB
Hadiri Halaqah Pimpinan Pesantren se-Kampar, Wabup Misharti Paparkan Capaian dan Program Pembangunan Daerah
- Kampar
- 17 Oktober 2026 15:35 WIB
Danlanud RSA Beri Penghargaan kepada Dua Perwira, Pengabdian Berlanjut ke Skadron Udara 54
- Natuna
- 17 Oktober 2026 10:47 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Ajak Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November
- Riau
- 16 Oktober 2026 16:07 WIB
Wabup Misharti Ikuti Rakor Pengembangan Sumur Migas, Lima Sumur di Kampar Jadi Perhatian
- Kampar
- 16 Oktober 2026 15:39 WIB
BATAM GELAP BELASAN JAM, POTENSI RUGI Rp233,9 MILIAR: DIREKSI PLN DIDESAK MUNDUR, ISU NEPOTISME MENCUAT
- Batam
- 16 Oktober 2026 13:27 WIB
Akhmad Munir Soroti Praktik Transaksional, Pemilihan Ketua PWI Harus Demokratis dan Sportif
- Kampar
- 16 Oktober 2026 09:05 WIB
Lanud RSA Hadirkan Karnaval Rafale, Tanamkan Cinta Dirgantara Sejak Dini
- Natuna
- 16 Oktober 2026 07:39 WIB
Buka Konferensi PWI VIII, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan
- Kampar
- 15 Oktober 2026 21:34 WIB
Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi, PLN UIP3B Sumatera Perkuat Bank Sampah Siyara di Pekanbaru
- Nasional
- 15 Oktober 2026 15:19 WIB
Riau Perkuat Strategi Pencegahan Ekstremisme melalui RAD-PE
- Riau
- 15 Oktober 2026 12:35 WIB
Beda Keyakinan, Tetap Harmonis! Lanud RSA Natuna Perkuat Pembinaan Rohani
- Natuna
- 15 Oktober 2026 12:32 WIB
Manfaatkan Program Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Apresiasi Wajib Pajak dengan Berbagi Masker di Tengah Kabut Asap
- Kampar
- 15 Oktober 2026 10:37 WIB
Ketua DPRD Meranti Pimpin Rapat Bahas Pembangunan Jembatan Suak Nipah Bersama OPD dan Perusahaan
- Kepulauan Meranti
- 15 Oktober 2026 08:32 WIB
Bukan Sekedar Ngopi, Selaso Cafe di Kantor Bupati Siak Jadi Ruang Tunggu Rakyat Temui Bupati
- Siak
- 15 Oktober 2026 08:31 WIB

