Antre Tiket di Pelabuhan Tanjung Uban, Penumpang Roro Terpaksa Kehujanan

Bintan, resonansi.co - Sejumlah masyarakat dan penumpang kapal Roro di Pelabuhan Tanjung Uban mengeluhkan kondisi fasilitas loket penukaran atau cek-in tiket kapal yang dinilai kurang memadai. Keluhan tersebut muncul karena area antrean tidak memiliki tempat perlindungan yang layak, sehingga penumpang harus rela kehujanan saat menunggu giliran.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean penumpang yang hendak melakukan verifikasi atau penukaran tiket kapal Roro cukup panjang. Namun, minimnya fasilitas peneduh membuat para penumpang harus berdiri di area terbuka ketika hujan turun.

Salah seorang penumpang mengaku kondisi tersebut cukup menyulitkan, terlebih bagi mereka yang membawa keluarga atau barang bawaan.

“Kalau hujan seperti ini kami terpaksa tetap antre di luar. Tidak ada tempat berteduh yang memadai di area loket penukaran tiket,” ujar salah seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya, ketika hendak melakukan cek in tiket tujuan pelabuhan Tanjung Uban-Matak, Sabtu (11/4/2026). 

Menurutnya, sebagai salah satu pelabuhan penyeberangan yang ramai digunakan masyarakat, fasilitas pelayanan bagi penumpang seharusnya lebih diperhatikan, terutama pada area antrean loket.

Beberapa penumpang juga berharap pihak pengelola pelabuhan maupun operator penyeberangan dapat segera melakukan perbaikan fasilitas, seperti menyediakan kanopi atau ruang tunggu yang lebih layak agar penumpang tidak lagi kehujanan saat melakukan proses cek-in tiket.

Pelabuhan ini diketahui menjadi salah satu jalur penyeberangan penting yang menghubungkan wilayah Kepulauan Riau dengan berbagai daerah lainnya melalui layanan kapal Roro yang dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera menindaklanjuti keluhan tersebut demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang yang menggunakan layanan penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Uban. (Zak

Editor : Reza MF



Bagikan