Cegah Benda Terlarang, Rutan Karimun Lakukan Troling dan Merazia Hunian Warga Binaan
KARIMUN, RESONANSI CO _ Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun melalukan kontrol keliling ( Troling ) sebagai deteksi dini sekaligus melaksanakan razia Insidentil di blok hunian warga binaan, Sabtu 19 April 2025.
Upaya ini dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban, petugas Rutan Karimun konsisten lakukan troling yang meliputi kamar hunian, brandgang bahkan luar tembok seputaran Rutan.
Kontrol keliling merupakan kegiatan rutinitas pada waktu pagi, siang maupun malam, yang bertujuan untuk melakukan pengawasan pengamanan.
"Petugas Pengamanan tidak boleh lalai dalam melakukan troling, lebih baik tidak tidur satu malam daripada tidak tidur berhari-hari untuk mencari napi yang kabur, aman itu mahal lebih mahal lagi kalau tidak aman."ujar Plt Kepala Rutan Karimun,Candra Putra Irawansyah.
“Kunci untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib yaitu melakukan deteksi dini.Salah satunya dengan melakukan kontrol dan patroli keliling, sehingga gerak-gerik Warga Binaan serta sarana dan prasarana keamanan Rutan Karimun dapat kita awasi,” tambahnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya kegiatan kontrol keliling secara rutin maupun insidentil oleh petugas, diharapkan dapat menekan dan meminimalisir kejadian gangguan keamanan dan ketertiban di Rutan Karimun.
“Kontrol keliling ini bukti keseriusan kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Karimun, Sehingga Rutan Karimun selalu dalam keadaan aman dan terkendali. Apalagi belakangan ini cuaca kurang bersahabat, curah hujan tinggi, jadi selalu semangat dalam bertugas jangan sampai lengah, karena kondisi yang rawan terjadi disaat kita merasa aman,” jelasnya.
Dibalik pernyataannya, Plt.Kepala Rutan Tanjung Balai Karimun juga memberikan contoh kepada anggotanya dengan selalu masuk ke dalam Rutan secara insidentil terutama malam hari dan melakukan troling bersama perwira pengawas, staf KPR dan anggota regu yang sedang bertugas.
Selalu siaga dalam menjaga rutan yang bersih dari narkoba dan barang barang berbahaya, Tim Satops patnal Rutan Karimun beserta Regu Pengamanan juga melaksanakan razia blok Hunian Warga Binaan Secara Acak dan detail.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Perintah Langsung Dari Direktur Jendral Pemasyarakatan, Rutan Karimun menggelar razia rutin kamar hunian secara insidentil bersama Staff Pengamanan, Pelayanan dan Regu Pengamanan.
Razia ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif bagi para warga binaan. Dalam kegiatan ini 2 kamar kamar hunian digeledah secara teliti oleh petugas Gabungan Staff Rutan Karimun.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan, serta mendeteksi dini adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan.
Dalam razia ini, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang dilarang berada di dalam rutan, seperti Mancis , Pinset , Pemotong kuku sedangkan HP dan Narkoba dan instalasi listrik liar hasil nihil atau tidak ditemukan.
Plt Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, menyampaikan kegiatan razia Rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba serta barang terlarang lainnya.
"Kami akan terus melakukan upaya preventif seperti ini secara berkala," ujarnya
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan barang-barang terlarang. Plt Karutan menegaskan dalam Situasi hari Libur pun, petugas pemasyarakatan Harus selalu sigap dan siap dalam Melaksanakan tugas sebagai bentuk cinta terhadap pekerjaan kita, jangan merusak hal yang sudah tertib dan aman yang sudah kita ciptakan didalam Rutan Tanjung Balai Karimun bersama sama.
" Mari kita jaga keharmonisan dan ketertiban didalam Rutan Tanjung Balai Karimun," tutupnya. RED/CW.
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Museum Sang Nila Utama, Menelusuri Jejak Manuskrip Azimat Melayu
- Traveliner
- 10 Juni 2026 06:01 WIB
Antonius Budi Ariantho: Indonesia Open Jadi Bahan Evaluasi Fajar/Fikri
- Olahraga
- 10 Juni 2026 05:54 WIB
LKS Bipartit Jadi Kunci Cegah Konflik Hubungan Industrial
- Nasional
- 09 Juni 2026 21:08 WIB
Rumah Milik Petani di Tanjung Alai Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
- Kampar
- 09 Juni 2026 21:01 WIB
Bhabinkamtibmas Turun ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita
- Inhil
- 09 Juni 2026 20:32 WIB
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Enok Dukung Asta Cita Lewat Tanaman Gizi
- Inhil
- 09 Juni 2026 19:27 WIB
Wabup Bagus Santoso Tegaskan Dukungan Pemkab Bengkalis terhadap Penguatan Ekonomi Syariah
- Bengkalis
- 09 Juni 2026 18:16 WIB
PWI Pekanbaru Siap Kawal SPMB 2026, Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli di Sekolah
- Pendidikan
- 09 Juni 2026 18:11 WIB
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
- Hukrim
- 09 Juni 2026 18:02 WIB
Sanksi Administratif PT BWL Masih Berlaku, DLH Kampar Tunggu Pemenuhan Kewajiban dan Verifikasi Lapangan
- Kampar
- 09 Juni 2026 17:53 WIB
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani Cabai Rusli, AKP Yosi Apresiasi Inovasi Polibek
- Inhil
- 09 Juni 2026 15:06 WIB
Beredar Website Misterius PDAM Kampar
- Kampar
- 09 Juni 2026 14:50 WIB
Bupati Kampar Tegaskan Dukungan bagi Penguatan UMKM dan Digitalisasi Perbankan
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 14:35 WIB
BKPSDM Kampar: Hasil Seleksi JPT Segera Diserahkan ke Pimpinan Daerah
- Kampar
- 09 Juni 2026 12:49 WIB
Hutama Karya Buka Suara Soal Rentetan Kecelakaan Maut di Tol Permai
- Riau
- 09 Juni 2026 08:49 WIB
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital Pelaku Usaha Kuliner di Bandung
- Traveliner
- 09 Juni 2026 06:44 WIB
