BANGKINANG - Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal memimpin rapat paripurna Laporan Badan Anggaran terhadap Ranperda Perubahan Tahun Anggaran 2023 di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kampar, Bangkinang, Rabu (27/9).
Hadir dalam rapat paripurna Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus, Pj Sekda Ramlah, Wakil Ketua DPRD Repol, Wakil Ketua Fahmil, Wakil Ketua Toni Hidayat dan 25 anggota DPRD Kampar.
Setelah menyampaikan laporan Bangga. Ketua DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Faisal didampingi Wakil Ketua Toni Hidayat, Repol dan Fahmil langsung mengesahkan APBD-P 2023 sebesar Rp2,8 triliun.
Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal menyampaikan, laporan Banggar terhadap Ranperda perubahan tahun anggaran 2023 akan dievaluasi sebelum disampaikan ke Gubri. Mudah-mudahan Oktober APBD-P 2023 ini sudah bisa berjalan. Anggaran ini bermanfaat bagi masyarakat.
"Dalam laporan Banggar ini menyampaikan untuk pengadaan ambulans untuk daerah terisolir di Kamparkiri Hulu. Memang pengadaan ambulans ini sudah menjadi visi dan misi kita dalam lima tahun ini," jelas Faisal.
Faisal menambahkan, di seluruh Indonesia, mungkin Kabupaten Kampar yang berani menganggarkan ambulans untuk seluruh desa. Dari 242 desa, ada desa yang sulit dijangkau. Perlu kendaraan dobel kabin. Untuk menunjang kesehatan masyarakat.
"Juga dianggarkan untuk DED, karena di Disdikpora ada perencanaan pembangunan juga. Setiap pembangunan perlu DED," jelas Faisal.
Sementara itu, Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus menjelaskan, terjadi peningkatan di APBD-P dari anggaran murni 2023 dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2,8 triliun. Terjadi peningkatan ini karena dari DBH sawit keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 91/2023 tentang DBH sawit.
"Karena ada peningkatan di APBD-P ini, perlu melakukan pergeseran-pergeseran anggaran seperti pembangunan BLK yang berstandar, pembangunan kantor Dinas Pendidikan, membeli ambulans untuk daerah-daerah terisolir," jelas Firdaus.
Firdaus menambahkan, dengan penambahan anggaran ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dengan diketuk palu APBD-P 2023 nanti bisa dilaksanakan oleh OPD. Dan anggota dewan bisa mengawasi jalannya APBD-P ini.
Muhamad Firdaus juga mengatakan perubahan ini telah dilakukan dengan diterbitkannya peraturan bupati tentang perubahan penjabaran apbd sebanyak dua kali. selanjutnya perubahan ini ditampung dalam ranperda perubahan APBD.
Pj Bupati Kampar juga mengatakan komposisi pendapatan daerah dalan kesepakatan bersama ini kembali mengalami perubahan berupa penambahan. Perubahan pendapatan APBD tahun 2023 yang baru saja disetujui berjumlah Rp2.800.684.405.447 bertambah sebesar Rp275.296.439.873 atau naik sebesar 10,90 persen dari Rp 2.525.387.965.574 pada murni 2023. (adv)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kuasa Hukum Layangkan Surat ke Polda Riau, Minta Kasus Pembunuhan Kembali di Ungkap
- Kampar
- 19 April 2026 18:06 WIB
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
- Nasional
- 18 April 2026 19:23 WIB
Kasusnya Dinyatakan SP2Lid, Ahmad Iskandar Tanjung Akan Laporkan Balik Pelapornya ke Polda Kepri
- Karimun
- 17 April 2026 22:28 WIB
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Inhil
- 17 April 2026 16:24 WIB
Hendri Kampay Apresiasi Komisi III DPRD Kampar, Konflik Warga- Perusahaan di Kemang Indah Berakhir Damai
- Kampar
- 17 April 2026 13:15 WIB
STY FEST Sekolah Santo Yusup Karimun Meriah
- Karimun
- 17 April 2026 13:12 WIB
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Inhil
- 17 April 2026 12:51 WIB
Gercep, Pemprov Riau: Perbaikan Jalan Minas-Tualang Segera Dimulai
- Riau
- 17 April 2026 11:41 WIB
Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja
- Riau
- 17 April 2026 11:38 WIB
Pansus II DPRD Kampar Soroti LKPJ 2025, Rinaldo: Efisiensi Harus Tetap Pro Rakyat
- Kampar
- 17 April 2026 11:14 WIB
KTH Tak Bisa Sendiri, Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan
- Siak
- 17 April 2026 11:10 WIB
