Tarik Ulur KUA- PPAS 2026, Pemkab Kampar Abaikan Surat DPRD Tiga kali
BANGKINANG, RESONANSI.CO – Setelah mengalami tarik ulur cukup panjang, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melalui Bupati Ahmad Yuzar menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 kepada DPRD Kampar dalam sidang paripurna di Bangkinang, Senin (6/10/2025).
Berdasarkan informasi dari pejabat teras Pemkab Kampar, keterlambatan penyerahan dokumen tersebut disebabkan karena pihak eksekutif tidak segera menanggapi surat dari DPRD Kampar.
Sumber internal menyebutkan, DPRD telah tiga kali menyurati Pemkab Kampar untuk meminta penyerahan KUA-PPAS 2026 agar dapat segera dibahas bersama.
“Namun hal ini tidak direspons secara cepat oleh pihak pemerintah daerah,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengaku belum mengetahui secara detail persoalan tersebut. “Silakan konfirmasi ke DPRD,” singkatnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi membenarkan bahwa lembaganya sudah tiga kali melayangkan surat resmi kepada eksekutif. Ia menyebut, seharusnya pada bulan Juli 2025 dokumen KUA-PPAS sudah diserahkan agar proses pembahasan bisa dilakukan sesuai jadwal.
“Kami berharap Pemkab dan DPRD dapat segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman KUA-PPAS 2026,” ujar Taridi.
Transfer Pusat Turun, Gesa PAD 2026
Ahmad Yuzar dalam penyampaian KUA- PPAS mengatakan Kampar secara umum terdapat penurunan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
Ia menyebut kebijakan APBD tahun 2026 diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan daerah yang disusun berdasarkan kewenangan kabupaten dan tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fokus utama pembangunan daerah tahun mendatang mencakup:
Pertama, penguatan ekonomi kerakyatan, melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kedua peningkatan kualitas pendidikan, guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Terakhir tata kelola pelayanan publik berbasis teknologi informasi, untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa kebijakan dan prioritas pembangunan tersebut akan berjalan sebagaimana mestinya tanpa hambatan, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan pembahasan bersama DPRD, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penggunaan APBD yang berkualitas, sehingga setiap program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Seluruh pembahasan APBD dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, setiap pergeseran anggaran akan dibahas secara bersama antara pemerintah daerah dan DPRD agar tetap berada dalam koridor hukum dan sesuai dengan arah kebijakan pembangunan kabupaten.
"Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab berharap APBD 2026 tidak hanya menjadi dokumen anggaran semata, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. Reza
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
