Aktivis Sayangkan Pengadaan Mobil Dinas Bupati Kampar di Tengah Banyaknya Kebutuhan Mendesak
BANGKINANG- Polemik pembelian mobil dinas mewah untuk Bupati Kampar jenis Toyota Vellfire pada APBD 2025 terus menuai kritik. Pengadaan kendaraan bernilai tinggi itu dinilai tidak sensitif dengan kondisi keuangan daerah yang tengah melakukan efisiensi.
Isu pengadaan mobil ini memicu pro dan kontra, baik di masyarakat maupun media sosial. Aktivis Kampar, Rahmat Yani, turut menyayangkan keputusan Bagian Umum Setdakab yang tetap membeli mobil dinas baru di saat banyak kepala daerah lain memilih memakai kendaraan lama demi efisiensi.
Rahmat menilai Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar seharusnya bisa mencontoh Bupati Siak Afni Zulkifli yang menolak mobil dinas baru karena kondisi anggaran yang terbatas. Ia mengingatkan bahwa saat ini dana transfer dari pusat dan provinsi berkurang, sementara beban belanja pegawai meningkat akibat penerimaan ASN baru.
Menurutnya, pengadaan mobil dinas tidak relevan dengan banyaknya kebutuhan mendesak masyarakat, seperti jembatan yang nyaris roboh, ruang kelas darurat, dan jalan rusak yang membahayakan pengguna.
“Yang harus diutamakan itu perbaikan fasilitas publik, bukan membeli mobil mewah. Mobil dinas yang sekarang pun masih layak,” tegas Rahmat pentolan Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar tersebut.
Ia juga mempertanyakan keberadaan mobil tersebut yang kabarnya sudah dibeli tetapi tidak digunakan oleh bupati. Dirinya menilai transparansi Bagian Umum terkait pengadaan ini sangat minim dan bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi.
Protes serupa juga disuarakan aktivis lain, termasuk Redo Antoni Sandra, tokoh pemuda Rantau Kampar Kiri, yang menyoroti jembatan kritis di wilayahnya yang tak kunjung diperbaiki meski sudah beberapa kali didemo warga.
Wabup: Anggaran Mobil Dinas Sudah Dialokasikan Tahun 2024
Dalam aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sungai Sarik dan IV Koto Setingkai, Kamis (13/11/2025) lalu Wakil Bupati Kampar Hj. Misharti menyatakan bahwa pengadaan mobil dinas tersebut merupakan anggaran tahun 2024, sebelum dirinya dan bupati dilantik.
Pernyataan ini justru menimbulkan kebingungan baru karena dianggap tidak menjawab substansi kritik masyarakat. Selain itu, Misharti memaparkan adanya temuan 77 unit sepeda motor dinas yang kemudian dialokasikan ke puskesmas dan Satpol PP, namun klaim tersebut dibantah langsung oleh massa aksi di lokasi.
Kontroversi Sampai ke DPRD
Komisi I DPRD Kampar sebelumnya juga mempertanyakan pengadaan mobil dinas ini. Mereka mengaku tidak mengetahui alokasinya dan menduga pembelian dilakukan melalui pergeseran anggaran yang tidak wajib dibahas bersama DPRD.
Dalam wawancara usai RDP, Kabag Umum Setdakab Kampar, Yogi Riyadh Yudistira, menyatakan bahwa seluruh proses pengadaan sesuai prosedur melalui e-katalog. Namun hingga berita ini ditayangkan, Yogi belum merespons permintaan klarifikasi lanjutan terkait mobil tersebut.
Data Sirup dan DPA Tidak Sinkron
Penelusuran wartawan menemukan kejanggalan lain. Dalam aplikasi SIRUP, paket pengadaan tercatat untuk mobil jenis LC 300 dengan pagu Rp 2,7 miliar. Namun dalam DPA yang ditunjukkan Sekda Hambali, tertera jenis Toyota Vellfire dengan anggaran hanya Rp 1,8 miliar. Terdapat selisih sekitar Rp 900 juta yang belum mendapat penjelasan.
Kontroversi ini diperkirakan masih akan berlanjut, mengingat banyaknya pertanyaan publik yang belum dijawab secara terbuka oleh Pemkab Kampar. Herdi
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

