JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan langkah proaktif dalam mengatasi persoalan lahan masyarakat yang berada di kawasan hutan. Bupati Indragiri Hilir, Herman, melakukan audiensi dengan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Raja Juli Antoni, di Jakarta, dalam rangkaian kunjungan kerja kepala daerah se-Provinsi Riau yang dipimpin oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, Minggu 4 Mei 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Herman menyampaikan sejumlah usulan strategis, termasuk permohonan pelepasan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan daerah, seperti jalan akses menuju lokasi batalyon ketahanan pangan nasional dan beberapa ruas jalan kabupaten yang selama ini terkendala status kawasan.
"Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di daerah bisa berjalan tanpa mengorbankan masyarakat. Banyak warga yang sudah puluhan tahun menetap dan menggarap lahan, namun secara hukum masih berada dalam kawasan hutan. Ini yang ingin kami cari solusinya bersama pemerintah pusat," ujar Bupati Herman.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap upaya percepatan pembangunan daerah. Salah satunya melalui penyelarasan kebijakan tata ruang dan infrastruktur.
"Kami tidak hanya membawa persoalan, tetapi juga membawa solusi. Misalnya, dengan data yang telah kami siapkan untuk identifikasi dan verifikasi lapangan. Kami juga siap mendukung program strategis nasional, seperti sekolah rakyat dan peningkatan konektivitas jalan daerah," tambahnya.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Gubernur Riau dengan para Bupati dan Wali Kota se-Riau, sebagaimana tertuang dalam Surat Sekretariat Daerah Provinsi Riau Nomor: 0.0.0.7.2.4./Bapedda/2025/1906.
Bupati Herman turut didampingi sejumlah pejabat dari lingkungan Pemkab Indragiri Hilir, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUTR, serta Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Inhil. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
LKS Bipartit Jadi Kunci Cegah Konflik Hubungan Industrial
- Nasional
- 09 Juni 2026 21:08 WIB
Rumah Milik Petani di Tanjung Alai Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
- Kampar
- 09 Juni 2026 21:01 WIB
Bhabinkamtibmas Turun ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita
- Inhil
- 09 Juni 2026 20:32 WIB
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Enok Dukung Asta Cita Lewat Tanaman Gizi
- Inhil
- 09 Juni 2026 19:27 WIB
Wabup Bagus Santoso Tegaskan Dukungan Pemkab Bengkalis terhadap Penguatan Ekonomi Syariah
- Bengkalis
- 09 Juni 2026 18:16 WIB
PWI Pekanbaru Siap Kawal SPMB 2026, Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli di Sekolah
- Pendidikan
- 09 Juni 2026 18:11 WIB
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
- Hukrim
- 09 Juni 2026 18:02 WIB
Sanksi Administratif PT BWL Masih Berlaku, DLH Kampar Tunggu Pemenuhan Kewajiban dan Verifikasi Lapangan
- Kampar
- 09 Juni 2026 17:53 WIB
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani Cabai Rusli, AKP Yosi Apresiasi Inovasi Polibek
- Inhil
- 09 Juni 2026 15:06 WIB
Beredar Website Misterius PDAM Kampar
- Kampar
- 09 Juni 2026 14:50 WIB
Bupati Kampar Tegaskan Dukungan bagi Penguatan UMKM dan Digitalisasi Perbankan
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 14:35 WIB
BKPSDM Kampar: Hasil Seleksi JPT Segera Diserahkan ke Pimpinan Daerah
- Kampar
- 09 Juni 2026 12:49 WIB
Hutama Karya Buka Suara Soal Rentetan Kecelakaan Maut di Tol Permai
- Riau
- 09 Juni 2026 08:49 WIB
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital Pelaku Usaha Kuliner di Bandung
- Traveliner
- 09 Juni 2026 06:44 WIB
Drama MotoGP Hungaria, Bos Aprilia Angkat Bicara
- Olahraga
- 09 Juni 2026 06:14 WIB
Tony Hidayat Dorong Pemkab Kampar Tuntaskan Perizinan UPT Puskesmas Lipat Kain
- Kampar
- 09 Juni 2026 05:52 WIB
