DPRD Kampar Terima Materi Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD 2023
BANGKINANG KOTA – DPRD Kampar terima materi pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 Dalam pembukaan Rapat Paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan (RPP) APBD tahun 2023 dari Pj Bupati Kampar.
Rapat Paripurna ini dibuka oleh Ketua DPRD Kampar M Faisal,ST, dan didampingi wakil dan dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kampar di gedung Paripurna DPRD Kabupaten Kampar, Senin (10/6/24).
"Agenda hari ini memdengarkan dan menerima materi pertanghungjawaban dari kepala daerah APBD Tahun 2023," ujar Ketua DPRD, Muhammad Faisal.
Dalam laporan tersebut, Hambali menjelaskan bahwa laporan ini antaralain berisi Laporan Realisasi Anggaran Lebih, Laporan Neraca, Laporan Operasional, Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, serta Catatan Laporan atas Laporan Keuangan.
Dalam ranperda pertangungjawaban ini, bahwa realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun 2023 meliputi, pertama realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 2,7 triliun. Dalam hal ini meliputi PAD sebesar Rp 298 milyar lebih, pendapatan transper sebesar Rp 2,4 triluj lebih, serta pendapatan lain-lain sebesar Rp 2,1 milyar lebih.
Selanjutnya belanja daerah, dalam belanja daerah sendiri terdapat belanja Operasi termasuk belanja langsung pegawai sebesar Rp 1,9 triliun lebih, serta belanja modal sebsar Rp 324 milyar lebih.
Kemudiam belanja tidak terduga, dalam hal ini lebih kurang sebesar Rp 66 juta lebih, begitu juga dengan belanja Transper sebesar Rp 393 milyar lebih, serta realisasi anggaran untuk pembiayaan lebih kurang Rp 21,7 milyar.
Begitu juga dengan saldo anggaran lebih, saldo anggran lebih awal sebesar Rp 21 milyar lebih, penggunaan SAL sebesar Rp 21 milyar lebih, serta Silfa sebesar Rp 137 milyar lebih.
Untuk diketahui, bahwa posisi Neraca pemda kampar tahun 2023 dengan jumlah aset per 31 Desemeber 2023 sebear Rp 5 triliun lebih, dengan rincian Aset lancar sebesar Rp 149 miliar lebih, investasi jangka panjang 21 milyar lebih, Aset tetap sebesar Rp 4,2 triliun lebih, serta Aset lainnya sebesar Rp 236 millyar lebih.
Selanjutnya terkait operasional menyajikan Ikhtisar sumber daya ekonomi dalam satu periode pelaporan, pertama pendapatan laporan-LO sebesr Rp 3 triliun lebih, Beban sebesar Rp 2,6 triliun, serta Surpulus/ Defisit-LO sebesar Rp 455 milyar lebih.
Kemudian, dalam Saldo Kas sendiri selama priode tertentu yang meliputi Saldo Awal Kasda sebsar Rp 137,5 milyar lebih, dan Saldo akhir Kas sebesar Rp 137,4 milyar lebih.
"Serta yang terakhir adalah laporan perubahan kenaikan atau penurunan Ekuitas, dimana dalam Ekuitas awal sebesar Rp 4,4 triliun, Surplus/Defisit sebesar Rp 455,5 milyar lebih, serra Ekuitas akhir sebesar Rp 5 triliun," tukas Hambali. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kuasa Hukum Layangkan Surat ke Polda Riau, Minta Kasus Pembunuhan Kembali di Ungkap
- Kampar
- 19 April 2026 18:06 WIB
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
- Nasional
- 18 April 2026 19:23 WIB
Kasusnya Dinyatakan SP2Lid, Ahmad Iskandar Tanjung Akan Laporkan Balik Pelapornya ke Polda Kepri
- Karimun
- 17 April 2026 22:28 WIB
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Inhil
- 17 April 2026 16:24 WIB
Hendri Kampay Apresiasi Komisi III DPRD Kampar, Konflik Warga- Perusahaan di Kemang Indah Berakhir Damai
- Kampar
- 17 April 2026 13:15 WIB
STY FEST Sekolah Santo Yusup Karimun Meriah
- Karimun
- 17 April 2026 13:12 WIB
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Inhil
- 17 April 2026 12:51 WIB
Gercep, Pemprov Riau: Perbaikan Jalan Minas-Tualang Segera Dimulai
- Riau
- 17 April 2026 11:41 WIB
Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja
- Riau
- 17 April 2026 11:38 WIB
Pansus II DPRD Kampar Soroti LKPJ 2025, Rinaldo: Efisiensi Harus Tetap Pro Rakyat
- Kampar
- 17 April 2026 11:14 WIB
KTH Tak Bisa Sendiri, Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan
- Siak
- 17 April 2026 11:10 WIB
