Hak Jawab Wakil Bupati Kampar, Misharti Terkait Pemberitaan Jembatan Gema- Tanjung Belit Selatan

BANGKINANG- Wakil Bupati Kampar, Misharti Menanggapi pemberitaan berjudul "Viral Janji Kampanye Jembatan Gema - Tanjung Belit Selatan, Misharti Bungkam Saat Dikonfirmasi", tayang pada Rabu (18/2/2026).

Bersama ini kami sampaikan hak jawab sebagai berikut:

1. Pemerintah Kabupaten Kampar tidak pernah diam atau mengabaikan kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Sejak diberikan amanah oleh masyarakat bersama Bupati Ahmad Yuzar, Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan penghubung antarwilayah yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

2. Pembangunan jembatan membutuhkan proses perencanaan dan dukungan anggaran bertahap.

Untuk percepatan pembangunan infrastruktur, Pemkab Kampar tengah mengupayakan dukungan anggaran pusat melalui berbagai skema, termasuk Instruksi Presiden (Inpres) serta program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Hal ini dilakukan karena keterbatasan APBD daerah untuk membiayai seluruh kebutuhan infrastruktur secara sekaligus.

3. Jembatan gantung yang ada saat ini merupakan hasil kerja sama dengan TNI.

Pemerintah Kabupaten Kampar telah memasukkan usulan pembangunan jembatan permanen (beton) sebagai lanjutan dari jembatan gantung yang telah dibangun oleh TNI. Dari total 17 jembatan yang diusulkan untuk tahun 2026 melalui program TMMD, terdapat 2 jembatan yang akan direalisasikan pada tahun berjalan, yaitu di wilayah Kuok dan Perhentian Raja.

Sementara itu, pembangunan jembatan Gema – Tanjung Belit Selatan tetap menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah secara bertahap.

4. Tidak ada niat mengingkari janji kepada masyarakat.

Komitmen pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa merupakan prinsip utama Pemerintah Kabupaten Kampar. Namun, pelaksanaannya harus melalui tahapan perencanaan teknis, penganggaran, serta penyesuaian prioritas berdasarkan kondisi fiskal daerah.

5. Terkait konfirmasi media yang disebutkan tidak ditanggapi, hal tersebut bukan bentuk pengabaian.

Keterbatasan waktu dan padatnya agenda pelayanan pemerintahan memungkinkan terjadinya keterlambatan respons. Pemerintah Kabupaten Kampar tetap terbuka untuk memberikan klarifikasi dan informasi kepada media secara proporsional.

Akhir kata, Pemerintah Kabupaten Kampar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif, berprasangka baik, serta bergotong royong dalam membangun Kampar. Doa dan dukungan masyarakat sangat kami harapkan demi terwujudnya Kampar yang maju dan sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Kampar

Wakil Bupati,

Misharti

Editor : Herdi Pasai
Tag : # Kampar



Bagikan