Komisi II DPRD Kampar Perjuangkan Insentif Guru PDTA ke Kementerian
BANGKINANG- Komisi II DPRD Kampar melalui Habiburrahman mengatakan untuk insentif guru PDTA sudah dianggarkan untuk 12 bulan kedepan.
"Untuk pencaiaran dana insentif tersebut juga sudah dibayarkan selama empat bulan," ujarnya saat hearing bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kampar di Bangkinang, Senin (13/5/2024).
Ia mengatakan hal ini seharus tidak terjadi polemik apabila dilakukan kerjasama dalam penyaluran insentif ini.
"Dalam waktu dekat kami (Komisi II) akan ke Jakarta untuk memperjuangkan persoalan insentif ini ke kementerian," ujarnya.
Ahmad Fadhli, Kasi PD Pontern Kemenag Kampar mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan dan validasi terkait dengan guru PDTA di Kabupaten Kampar.
"Kita sudah melakukan verifikasi dan validasi sejak nopember 2023 sampai Januari 2024,"
Data tersebut nantinya akan diberikan pada dinas pendidikan untuk dilakukan proses pencairan untuk sebanyak 3600 guru dengan durasi empat bulan.
"Kriteria penerima insentif bagi guru PDTA adalah aktif mengajar selama dua tahun," ujarnya.
Sebelumnya pihak Pj. Sekda Kampar, Ahmad Yuzar memanggil beberapa pihak yang berkepentingan untuk membahas polemik ini pada Senin (6/5/2024) silam.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Admiral mengatakan bahwa proses untuk pencairan telah sampai pada BPKAD Kabupaten Kampar dan tinggal diserahkan ke Bank Riau Syariah Bangkinang untuk didistribusikan kepada 2.865 orang guru PDTA, 161 orang guru Raudhatul Athfal (RA), 111 orang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) 321 orang guru MTS dan MA sebanyak 142 orang.
"Dan dapat diperkirakan dalan 2 (dua) hari ini pembayaran telah dapat dilaksanakan dan para guru tersebut akan menerima dan dibayarkan hak sebanyak 4 (empat) bulan," ujarnya. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Ujung Batu
- Rohul
- 04 Juni 2026 19:36 WIB
Relokasi Warga Binaan ke Gedung Baru Jadi Solusi Atasi Overcrowding Lapas Bagansiapiapi
- Rohil
- 04 Juni 2026 19:28 WIB
Mumpung Gratis, Pelaku Usaha Kuliner Diminta Segera Urus Sertifikat Halal
- Traveliner
- 04 Juni 2026 19:18 WIB
Satlantas Pelalawan Tilang 15 Pengendara yang Terobos Antrean
- Pelalawan
- 04 Juni 2026 19:11 WIB
Kemnaker dan IJTI Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI bagi Jurnalis Kampus
- Nasional
- 04 Juni 2026 19:05 WIB
Pendidikan Harus Terjangkau, SPMB Harus Berintegritas
- Pendidikan
- 04 Juni 2026 18:53 WIB
Satu Tiket Semifinal Polytron Indonesia Open 2026 Dipastikan Milik Indonesia
- Olahraga
- 04 Juni 2026 17:04 WIB
BPBD Kampar Ingatkan Warga Waspada Karhutla, El Nino Picu Cuaca Kering hingga November
- Riau
- 04 Juni 2026 16:54 WIB
Bupati Siak Kritisi Ketimpangan Fiskal DBH Migas di Forum DPD RI
- Siak
- 04 Juni 2026 13:29 WIB
Brigadir Salman dan Jagung Tembilahan: Kisah Bhabinkamtibmas yang Menjaga Ketahanan Pangan dari Akar Rumput
- Inhil
- 04 Juni 2026 13:18 WIB
Aiptu Hendrick: Pekarangan Ahmad di Sentosa Bukti Nyata Warga Bisa Jaga Stabilitas Pangan
- Inhil
- 04 Juni 2026 13:11 WIB
Aiptu Agus Riyono Dampingi Petani Alimudin, Polsek Keritang Gerakkan Ketahanan Pangan dari Parit Sulawesi
- Inhil
- 04 Juni 2026 13:01 WIB
Jemaah Haji Kampar Mulai Dipulangkan 6 Juni, Panitia Siapkan Penyambutan di Tiga Titik
- Kampar
- 04 Juni 2026 12:09 WIB
Gelar Ekspos Besar-Besaran, Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus C3 dan Amankan 525 Tersangka
- Hukrim
- 04 Juni 2026 10:27 WIB
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
- Batam
- 04 Juni 2026 08:29 WIB
Jalan Rusak Hambat Perputaran Ekonomi Kampung Patin, Pemdes Koto Mesjid Dorong Perbaikan Infrastruktur
- Ekonomi
- 04 Juni 2026 08:19 WIB
