Peduli Korban Longsor, Gubri Letakan Batu Pertama Pembangunan RLH di Inhil
INHIL - Pemerintah Provinsi Riau konsisten memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang ada di Provinsi Riau. Kepedulian tersebut dibuktikan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang memiliki respon cepat dan memberikan solusi terhadap korban bencana longsor beberapa waktu lalu di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Disela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Indragiri Hilir, Gubri Syamsuar berkesempatan meresmikan Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2022 sebanyak 20 unit sekaligus melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tahap kedua tahun 2022.
Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya program bantuan Rumah Layak Huni Tahun 2022 sebanyak 21 unit untuk masyarakat korban bencana longsor di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir.
Program pembangunan RLH di Provinsi Riau menurut Gubri Syamsuar sebagai upaya bersama memberikan jaminan dan kelayakan, sekaligus meningkatkan kualitas dan derajat hidup masyarakat.
"Hari ini kami sekaligus mulai juga membangun kembali rumah warga kita yang jatuh ke laut karena longsor dan ini adalah bagian yang sudah kita laksanakan tahun-tahun sebelumnya," kata Gubri saat peletakan batu pertama RLH di Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanah Merah, Selasa (6/9/2022).
Sementara itu, Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan melaporkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir merupakan salah satu kabupaten/ kota di Provinsi Riau yang memiliki tingkat bencana yang cukup tinggi seperti longsor dan banjir akibat pasang surut air laut.
Oleh karena itu, Muhammad Wardan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau Syamsuar yang peduli kepada masyarakat korban bencana longsor di Kabupaten Indragiri Hilir.
Untuk tahun 2021 saja, lanjut Bupati Indragiri Hilir bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah membangun 20 unit rumah layak huni di dua desa yaitu Desa Tanjung Baru dan Desa Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah.
"10 unit itu rumah di Kuala Enok, yang 10 lagi disini Tanjung Baru," paparnya.
Lebih lanjut, Bupati Wardan juga menyampaikan bahwa tahun 2022 ini, Pemerintah Provinsi Riau juga akan memulai pembangunan rumah layak huni tahap kedua sebanyak 21 unit di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Terdiri dari 10 unit melalui dana bantuan keuangan provinsi dan 11 unit melalui dana APBD Provinsi Riau," ungkapnya.
Sebagai informasi, bahwa rencana pembangunan Rumah Layak Huni untuk korban longsor di Kabupaten Indragiri Hilir yaitu tipikal rumah panggung kawat diplester ukuran 36m?2; ditambah kamar mandi. Advetorial
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kuasa Hukum Layangkan Surat ke Polda Riau, Minta Kasus Pembunuhan Kembali di Ungkap
- Kampar
- 19 April 2026 18:06 WIB
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
- Nasional
- 18 April 2026 19:23 WIB
Kasusnya Dinyatakan SP2Lid, Ahmad Iskandar Tanjung Akan Laporkan Balik Pelapornya ke Polda Kepri
- Karimun
- 17 April 2026 22:28 WIB
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Inhil
- 17 April 2026 16:24 WIB
Hendri Kampay Apresiasi Komisi III DPRD Kampar, Konflik Warga- Perusahaan di Kemang Indah Berakhir Damai
- Kampar
- 17 April 2026 13:15 WIB
STY FEST Sekolah Santo Yusup Karimun Meriah
- Karimun
- 17 April 2026 13:12 WIB
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Inhil
- 17 April 2026 12:51 WIB
Gercep, Pemprov Riau: Perbaikan Jalan Minas-Tualang Segera Dimulai
- Riau
- 17 April 2026 11:41 WIB
Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja
- Riau
- 17 April 2026 11:38 WIB
Pansus II DPRD Kampar Soroti LKPJ 2025, Rinaldo: Efisiensi Harus Tetap Pro Rakyat
- Kampar
- 17 April 2026 11:14 WIB
KTH Tak Bisa Sendiri, Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan
- Siak
- 17 April 2026 11:10 WIB
