BPBD Kampar Imbau Warga Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

KAMPAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Minggu (14/6/2026).

Peringatan tersebut disampaikan berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi yang dihimpun BPBD Kampar dari data prakiraan cuaca BMKG. Dalam laporan yang diperbarui pukul 16.00 WIB itu, cuaca di wilayah Kampar diprakirakan berawan dengan suhu berkisar 23 hingga 25 derajat Celsius, kelembapan mencapai 95 persen, serta kecepatan angin sekitar 12,2 kilometer per jam yang bertiup dari arah barat laut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

"Berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kampar, khususnya Kampar Kiri Hulu dan Kampar Kiri Hilir. Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu memantau perkembangan cuaca," ujar Adi.

Ia menjelaskan, hingga laporan diterbitkan BPBD Kampar belum menerima laporan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar. Selain itu, hasil pemantauan juga menunjukkan tidak adanya titik panas (hotspot) yang terdeteksi.

"Alhamdulillah hingga saat ini nihil kejadian bencana dan tidak ditemukan hotspot. Meski demikian, masyarakat tetap perlu waspada mengingat kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu," katanya.

BPBD Kampar juga meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor maupun kawasan dengan banyak pohon besar untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi.

Selain memantau kondisi cuaca, BPBD Kampar turut mengawasi perkembangan kualitas udara dan kondisi hidrologi di daerah. Berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS), Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Kampar berada pada angka 93 atau kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5.

Sementara itu, data terbaru PLTA Koto Panjang menunjukkan elevasi waduk berada pada level 80,68 meter di atas permukaan laut. Debit inflow waduk dan outflow turbin tercatat seimbang, masing-masing sebesar 108,03 meter kubik per detik.

Adi menegaskan, BPBD Kampar terus bersiaga dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau BPBD Kampar apabila menemukan potensi bencana maupun situasi darurat di lingkungan masing-masing, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," pungkasnya. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru