Bupati Rohil Dukung Penuh Gerakan Penanaman Pohon
ROHIL - Gerakan penanaman pohon di Kabupaten Rokan Hilir yang digagas oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mendapat dukungan penuh dari Bupati Rohil Bistamam. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Kantor Bupati, Bagansiapiapi, Jumat (09/05/2025).
Dikatakan, Bupati Rohil Bistamam, langkah ini merupakan bentuk nyata dalam menciptakan lingkungan yang sehat, lestari, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Gubri dan Kapolda Riau yang telah melakukan gerakan penanaman pohon.
"Gerakan penanaman pohon di Kabupaten Rokan Hilir merupakan langkah nyata dalam upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat, lestari, dan berkelanjutan. Untuk itu, saya, Bupati Rokan Hilir, sangat mendukung penuh gerakan penanaman pohon-pohon ini," katanya.
Dijelaskan, penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi dampak perubahan iklim serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam. Ia berharap gerakan ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan.
“Semoga gerakan penanaman pohon ini akan berjaya. Karena, menanam pohon ini dapat meningkatkan pentingnya menjaga dan peduli terhadap kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Ia menegaskan penanaman pohon tidak hanya penting untuk masa kini, tetapi juga sebagai warisan positif bagi generasi mendatang. Dengan begitu, gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemimpin dan masyarakat dapat membentuk daerah yang hijau.
“Sehingga tercipta ekosistem lingkungan lebih sehat dan berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat besar bagi kita dan generasi akan datang,” ujarnya.
Sementara itu, Gubri Abdul Wahid menerangkan menjaga kelestarian pohon sama artinya dengan menjaga kesinambungan kehidupan. Menurutnya, pohon bukan hanya simbol kehidupan, tetapi juga sumber kehidupan bagi manusia dan makhluk lainnya.
Ia mengajak masyarakat Riau untuk menyadari bahwa budaya Melayu sangat menghormati alam. Oleh sebab itu, pelestarian lingkungan harus dijadikan sebagai bagian dari identitas dan jati diri.
"Kalau kita merasa orang Melayu, mari melestarikan pohon dan alam ini sebagai jati diri orang Melayu. Saya dan Pak Kapolda Riau ingin menunjukkan kepada semuanya, ayo di tanah bumi Melayu kita rawat budaya, kita rawat alam. Maka itulah tagline kita melindungi tuah, menjaga marwah." tuturnya. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Masyarakat Kuansing Tegas Menolak Relokasi Warga TNTN ke Ulayat Cirenti
- Pekanbaru
- 30 Januari 2026 18:03 WIB
Lampaui Target Investasi 2025, Pemko Batam Borong Dua Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi
- Batam
- 30 Januari 2026 17:38 WIB
Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Terkoreksi 631 Orang
- Siak
- 29 Januari 2026 21:14 WIB
Pemkab Siak Gandeng ICEL dan NGO Lakukan Review Perizinan
- Siak
- 29 Januari 2026 21:12 WIB
Habiburrahman Tekankan Infrastruktur Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Musrenbang Dapil VI
- Kampar
- 29 Januari 2026 17:17 WIB
Plt Gubernur Riau Buka Lokakarya Green for Riau Initiative
- Riau
- 29 Januari 2026 17:12 WIB
Jadi Tahu, Inisiator Perda LAM Riau Kader PBB
- Pekanbaru
- 29 Januari 2026 13:18 WIB
Tiga Aksi, Satu Pesan: Pemkab Kampar Wajib Berbenah
- Riau
- 29 Januari 2026 09:49 WIB
Perdana di gelar awal 2026, Rapat Forkopimda Lahirkan sejumlah Nota Kesepakatan
- Siak
- 29 Januari 2026 08:38 WIB
Hafizha Distribusikan Paket Sembako Dhuafa dan Stunting di Tanjung Uban Timur
- Bintan
- 29 Januari 2026 05:43 WIB
Muhammad Yunus Muda SE Resmi Jabat Wakil Ketua III DPRD Kota Batam
- Batam
- 28 Januari 2026 22:18 WIB
