BANGKINANG- DPRD Kabupaten Kampar ikut memperjuangkan nasib Honorer Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar agar dapat diajukan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Wakil DPRD Kampar Tony Hidayat mengatakan masih banyak tenaga honorer yang belum jelas nasibnya. Hal ini menyusul belum ada kepastian terkait penambahan PPPK.
"Padahal ini sangat didambakan oleh tenaga honorer agar segera direalisasikan," ujarnya di Bangkinang, Rabu (24/4/2024).
Ia mengatakan pengangkatan dengan PPPK terikat dengan regulasi yang harus dipenuhi, sehingga harus sesuai dengan kondisi keuangan pada daerah masing- masing.
"Pada saat ini kami mendorong pemerintah daerah untuk meyusun kebutuhan PPPK dilapangan," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menilai agar disusun regulasi penambahan dan pengajuan terkait penambahan PNS dilingkungan pemerintah kabupaten kampar.
"Sehingga ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pegawai dilingkungan pemkab, jangan sampai hal ini lalai, karna merugikan pagi putera daerah yang berkeinginan berkarir di pemerintahan," ujarnya
Ia menyebut agar pengangkatan PPPK lebih kepada bentuk kebutuhan pada tenaga teknis, guru dan kesehatan
"DPRD kampar akan berjuang soal anggaran yang akan dibahas pada Badan Anggaran (Banggar)," ujar politisi Demokrat ini.
Tony mengatakan bentuk penambahan masih akan dikoordinasikan pada pihak- pihak terkait, seperti apa porsi anggaran atau kuota ditingkatkan.
Sebagai informasi, saat ini kebutuhan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar lebih kurang 17.770 orang.
Dari total jumlah diatas terdiri dari Tenaga Guru sebanyak 7.900 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 2.941 orang serta dan Tenaga Teknis sebanyak 6.929 orang. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kapolsek Gas dan Kades Pantau Ketahanan Pangan
- Inhil
- 04 Juni 2026 20:50 WIB
Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Ujung Batu
- Rohul
- 04 Juni 2026 19:36 WIB
Relokasi Warga Binaan ke Gedung Baru Jadi Solusi Atasi Overcrowding Lapas Bagansiapiapi
- Rohil
- 04 Juni 2026 19:28 WIB
Mumpung Gratis, Pelaku Usaha Kuliner Diminta Segera Urus Sertifikat Halal
- Traveliner
- 04 Juni 2026 19:18 WIB
Satlantas Pelalawan Tilang 15 Pengendara yang Terobos Antrean
- Pelalawan
- 04 Juni 2026 19:11 WIB
Kemnaker dan IJTI Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI bagi Jurnalis Kampus
- Nasional
- 04 Juni 2026 19:05 WIB
Pendidikan Harus Terjangkau, SPMB Harus Berintegritas
- Pendidikan
- 04 Juni 2026 18:53 WIB
Satu Tiket Semifinal Polytron Indonesia Open 2026 Dipastikan Milik Indonesia
- Olahraga
- 04 Juni 2026 17:04 WIB
BPBD Kampar Ingatkan Warga Waspada Karhutla, El Nino Picu Cuaca Kering hingga November
- Riau
- 04 Juni 2026 16:54 WIB
Bupati Siak Kritisi Ketimpangan Fiskal DBH Migas di Forum DPD RI
- Siak
- 04 Juni 2026 13:29 WIB
Brigadir Salman dan Jagung Tembilahan: Kisah Bhabinkamtibmas yang Menjaga Ketahanan Pangan dari Akar Rumput
- Inhil
- 04 Juni 2026 13:18 WIB
Aiptu Hendrick: Pekarangan Ahmad di Sentosa Bukti Nyata Warga Bisa Jaga Stabilitas Pangan
- Inhil
- 04 Juni 2026 13:11 WIB
Aiptu Agus Riyono Dampingi Petani Alimudin, Polsek Keritang Gerakkan Ketahanan Pangan dari Parit Sulawesi
- Inhil
- 04 Juni 2026 13:01 WIB
Jemaah Haji Kampar Mulai Dipulangkan 6 Juni, Panitia Siapkan Penyambutan di Tiga Titik
- Kampar
- 04 Juni 2026 12:09 WIB
Gelar Ekspos Besar-Besaran, Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus C3 dan Amankan 525 Tersangka
- Hukrim
- 04 Juni 2026 10:27 WIB
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
- Batam
- 04 Juni 2026 08:29 WIB
