Pemprov Riau Gandeng 24 Perusahaan Perbaiki Jalan Siak

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai melakukan perbaikan ruas Jalan Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur di Kabupaten Siak. Penanganan jalan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau dengan 24 perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan pihaknya menangani perbaikan sepanjang satu kilometer dari total ruas jalan yang mengalami kerusakan. Sementara sisa penanganan dikerjakan melalui dukungan perusahaan swasta.

"Dinas PUPR-PKPP Riau melakukan penanganan sepanjang satu kilometer dari total kerusakan Jalan Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur. Sisanya kami menggandeng pihak swasta," ujar Zulfahmi, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan jalur utama mobilitas industri, terutama untuk angkutan kelapa sawit, kayu (log), serta arus transportasi dari kawasan industri Perawang menuju Jalan Lintas Timur. Untuk itu, perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton agar lebih kuat dan tahan terhadap beban kendaraan berat.

Sebanyak 24 perusahaan dilibatkan dalam proyek tersebut, di antaranya PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), PT Pelindo, PT Surya Inti Raya, PT Maredan Sejati Surya Plantation, PT Indah Kiat Pulp and Paper, PT Arara Abadi Group, PTPN IV Regional III, PT Aneka Inti Persada, PT Mutiara Unggul Lestari, PT Ivo Mas Tunggal, PT Siak Prima Sakti, PT Kimia Tirta Utama, PT Perawang Agro Sejahtera, PT Kaparindo Agro Industri, PT Teguhkarsa Wanalestari, PT Anugerah Tani Makmur, PT Libo Sawit Perkasa, PT Berlian Inti Mekar, PT HABI, PT Riau Andalan Pulp and Paper, hingga PT Bijin Kumita Mutiara.

Zulfahmi menjelaskan, seluruh perusahaan tersebut dibagi ke dalam empat klaster yang masing-masing bertanggung jawab memperbaiki ruas jalan sepanjang sekitar 700 meter. Klaster Migas yang dikoordinasikan PT PHR dijadwalkan mulai bekerja pada Agustus dengan target 500 meter pada tahun ini. Sementara Klaster Perkayuan di bawah koordinasi PT Arara Abadi mulai bekerja pada Oktober dengan target 500 meter.

Adapun Klaster Sawit yang dipimpin PT Surya Inti Raya serta Klaster Transporter yang dikoordinasikan PT Pelindo juga akan memulai pekerjaan pada Oktober.

Sementara itu, perbaikan yang menjadi tanggung jawab Dinas PUPR-PKPP Riau telah dimulai sejak Juni 2026, tepatnya dari STA 0+100 atau setelah pintu keluar jalan tol. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

"Total penanganan ruas jalan tahun ini mencapai sekitar 3,4 kilometer. Sisanya akan dilanjutkan pada tahun depan," jelasnya.

Untuk pembangunan rigid pavement sepanjang satu kilometer, Dinas PUPR-PKPP Riau mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar. Dengan tambahan kontribusi perusahaan melalui skema kolaborasi, total investasi perbaikan jalan tersebut mencapai sekitar Rp28 miliar.

"Kita memang mengharapkan kolaborasi seperti ini. Terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah mendukung perbaikan jalan. Ke depan, kerja sama seperti ini akan terus kita tingkatkan," pungkas Zulfahmi. Mila

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru