Pemprov Riau Tegaskan Larangan Penahanan Ijazah Siswa SMA/SMK
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan larangan bagi seluruh SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, untuk menahan ijazah siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya.
Kebijakan tersebut ditegaskan menyusul masih ditemukannya ribuan ijazah yang belum diserahkan kepada pemiliknya dan masih tersimpan di sekolah. Pemerintah menilai ijazah merupakan hak siswa sekaligus dokumen penting yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan pihaknya telah berulang kali mengeluarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan agar segera menyerahkan ijazah kepada para alumni.
"Kami sudah menyampaikan kepada seluruh SMA dan SMK negeri agar menyerahkan ijazah siswa yang telah tamat. Tidak boleh ada penahanan ijazah, terutama di sekolah negeri," kata Erisman, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, Pemprov Riau juga telah menyiapkan solusi bagi siswa yang masih memiliki tunggakan administrasi. Melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau, bantuan akan diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu sehingga ijazah mereka dapat segera diambil.
"Bagi siswa yang memiliki tunggakan dan berasal dari keluarga kurang mampu, akan dibantu melalui Baznas. Yang terpenting, hak siswa untuk memperoleh ijazah tetap harus dipenuhi," ujarnya.
Erisman menambahkan, larangan tersebut juga berlaku bagi sekolah swasta. Pasalnya, sekolah swasta telah menerima dukungan pendanaan dari pemerintah melalui Bantuan Operasional Sekolah Penyelenggaraan (BOSP) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).
Karena itu, ia berharap tidak ada lagi alasan bagi sekolah untuk menahan ijazah siswa akibat persoalan biaya.
Selain faktor tunggakan administrasi, Disdik Riau juga menemukan banyak kasus di mana alumni belum mengambil ijazahnya meskipun telah tersedia di sekolah.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, ada alumni yang sudah bertahun-tahun belum mengambil ijazahnya. Sekolah tentu tidak bisa menyerahkan dokumen tersebut jika yang bersangkutan tidak datang untuk mengurusnya secara langsung," jelasnya.
Persoalan ini menjadi perhatian setelah Ombudsman RI Perwakilan Riau merilis hasil kajian terkait tata kelola ijazah pada satuan pendidikan menengah. Berdasarkan data validasi hingga 18 Juli 2025, tercatat sebanyak 11.856 ijazah SMA dan SMK negeri di Riau masih tersimpan di sekolah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.635 merupakan ijazah SMA Negeri dan 6.221 ijazah SMK Negeri yang diterbitkan sebelum Tahun Ajaran 2024/2025.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Riau mengimbau seluruh alumni yang belum mengambil ijazah agar segera mendatangi sekolah masing-masing. Pemprov juga memastikan tidak ada pungutan dalam proses pengambilan ijazah di sekolah negeri.
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
- Olahraga
- 21 September 2026 08:49 WIB
TNI AU Pulihkan Senyum Anak Natuna Lewat Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit
- Natuna
- 21 September 2026 08:34 WIB
Pembinaan Teritorial Terintegrasi di Kepri Dorong Sinergi Pertahanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- Kepri
- 20 September 2026 20:03 WIB
Veda Ega Pratama Tampil Impresif di Moto3 Austria
- Olahraga
- 20 September 2026 18:05 WIB
Gowes 2.500 Peserta Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Kampar
- Ekonomi
- 20 September 2026 16:28 WIB
Enjoy Karimun Event 2026 Hadirkan Perayaan Budaya, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Karimun
- 20 September 2026 14:03 WIB
Bupati Karimun Pimpin Peringatan HUT Ke-81 PMI, Serukan Kolaborasi dan Kepedulian Kemanusiaan
- Karimun
- 20 September 2026 14:00 WIB
Jelang Musda XI Golkar Kampar, Lokasi Mendadak Pindah ke Stanum
- Kampar
- 20 September 2026 12:41 WIB
Asian Games 2026: Tim Putri Indonesia Libas Mongolia, Siap Hadapi Chinese Taipei
- Olahraga
- 20 September 2026 11:20 WIB
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Permai, PJR Kejar Terduga Pelaku hingga KM 20
- Hukrim
- 20 September 2026 11:12 WIB
Rumah Warga di Selatpanjang Kota Terbakar, Sejumlah Barang Berharga Tak Terselamatkan
- Kepulauan Meranti
- 20 September 2026 11:07 WIB
Antonio Gamaroni Borong Dua Gol, PSPS Raih Kemenangan Perdana di Kandang
- Olahraga
- 20 September 2026 08:15 WIB
Buka Porsadin VI Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah
- Pendidikan
- 20 September 2026 08:12 WIB
Veda Ega Pratama Start dari P19 di Moto3 Austria, Gagal Tembus Q2
- Olahraga
- 20 September 2026 08:03 WIB
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Nasional
- 20 September 2026 07:59 WIB
Batik Kampar Tembus Panggung Internasional, Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- Traveliner
- 20 September 2026 07:05 WIB

