Rival Veda Pratama Naik ke Moto2 Bersama CFMOTO Aspar pada 2027

PEKANBARU – Pemuncak klasemen sementara Moto3 2026, Maximo Quiles, dipastikan akan naik ke kelas Moto2 bersama CFMOTO Aspar Team mulai musim 2027. Kepastian tersebut diumumkan saat Kejuaraan Dunia MotoGP memasuki jeda musim panas.

Dikutip dari laman MotoGP, Jumat (17/7/2026), pembalap muda asal Spanyol itu akan melanjutkan kerja samanya dengan tim Aspar setelah menjalani dua musim di kelas Moto3.

Sejak debut di Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2025, Quiles telah tampil dalam 29 balapan dengan torehan sembilan kemenangan dan 19 podium. Pada musim 2026, ia tampil impresif dengan memimpin klasemen sementara dan menjadi kandidat kuat peraih gelar juara dunia.

Quiles berpeluang mengikuti jejak para pembalap binaan Aspar sebelumnya, yakni Albert Arenas (2020), Izan Guevara (2022), dan David Alonso (2024), yang sukses meraih gelar Juara Dunia Moto3 sebelum naik ke Moto2.

Sebelum tampil di level dunia, pembalap asal Murcia itu juga mencatatkan prestasi sebagai Juara European Talent Cup 2023, yang kini berganti nama menjadi Moto4 European Cup, bersama Aspar Junior Team.

Manajer tim CFMOTO Aspar, Jorge Martinez "Aspar", mengaku optimistis Quiles mampu bersaing di kelas menengah.

"Kami senang dapat berkompetisi dengan Maximo Quiles di Moto2. Tahun ini dia adalah pembalap yang harus dikalahkan di Moto3, dan kami akan terus bekerja keras selama beberapa bulan mendatang untuk menyelesaikan musim sebagai juara sebelum melangkah ke kategori menengah," ujar Aspar.

Menurutnya, promosi Quiles ke Moto2 menjadi bagian dari keberhasilan program pembinaan pembalap yang dijalankan CFMOTO Aspar Team.

"Dengan kepindahan Maximo ke Moto2, seperti yang kami lakukan bersama Arenas, Guevara, dan Alonso, kami terus mengonsolidasikan model pengembangan pembalap kami dari tingkat akar rumput hingga Kejuaraan Dunia," katanya.

Sementara itu, Quiles mengaku sudah tidak sabar menjajal motor Moto2 dan yakin karakter motor tersebut sesuai dengan gaya membalapnya.

"Saya sangat termotivasi dan tidak sabar untuk mencoba motor Moto2. Saya pikir motor itu akan sangat cocok dengan gaya saya. Saya bertubuh tinggi dan memiliki lengan yang panjang, jadi saya rasa motor ini akan sesuai dengan karakter saya," ujar Quiles.

Meski telah mengamankan masa depannya di Moto2, fokus utama Quiles tetap menyelesaikan musim 2026 sebagai juara dunia Moto3.

"Paruh pertama musim ini berjalan sangat baik. Seluruh tim bekerja luar biasa dan hasilnya sangat memuaskan. Tujuan kami tetap sama, yaitu menjadi juara kategori ini. Saya tidak memikirkan selisih poin, apakah satu, 50, atau 100 poin. Yang terpenting adalah mempertahankan pola pikir yang sama," tuturnya.

(Reza)

Editor : Reza MF
Tag : # Olahraga



Bagikan

Berita Terbaru