Kerupuk Lomang Khas Kuok Kian Digemari, Jadi Camilan Favorit hingga Oleh-Oleh Jemaah Haji
KAMPAR – Kerupuk lomang menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, yang hingga kini tetap diminati masyarakat. Camilan berbahan dasar singkong ini dikenal memiliki cita rasa gurih dan tekstur renyah, terutama saat dipadukan dengan balado lado merah maupun lado hijau khas Kuok.
Salah seorang pengrajin kerupuk lomang balado khas Kuok, Onida (46), mengatakan proses pembuatan kerupuk lomang masih mempertahankan cara tradisional.
Warga Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok itu menjelaskan, bahan utama yang digunakan adalah ubi kayu atau singkong pilihan yang diparut halus. Bahan tersebut kemudian dicampur tepung tapioka sebagai pengikat serta bumbu seperti bawang putih, garam, penyedap rasa, hingga terasi atau udang rebon untuk memperkuat cita rasa.
“Proses pembuatannya diawali dengan mengupas dan mencuci bersih singkong sebelum diparut hingga halus. Setelah itu, parutan singkong dicampur bersama tepung dan bumbu hingga adonan menjadi kalis,” jelas Onida kepada Resonansi.co, Sabtu (9/5/2026).
Adonan kemudian dibentuk bulat memanjang menyerupai lontong dan dikukus sekitar satu jam hingga matang. Setelah matang, adonan didinginkan semalaman atau disimpan di lemari pendingin agar teksturnya mengeras dan mudah diiris.
Selanjutnya, adonan diiris tipis-tipis sebelum dijemur di bawah terik matahari selama tiga hingga empat hari hingga benar-benar kering. Setelah proses penjemuran selesai, kerupuk mentah digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan renyah.
“Kerupuk lomang yang telah matang biasanya disajikan dengan balado lado merah maupun lado hijau khas Kuok yang menambah sensasi pedas dan gurih,” ujarnya.
Onida menuturkan, pasar kerupuk lomang khas Kuok cukup luas, mulai dari konsumen lokal hingga mancanegara. Bahkan, pada musim haji 2026, kerupuk lomang juga banyak dibawa oleh calon jemaah haji sebagai camilan selama perjalanan.
Untuk pasar lokal, kerupuk lomang banyak dipasarkan di kedai maupun kios kebutuhan sehari-hari. Selain itu, camilan ini juga menjadi pelengkap favorit di sejumlah warung kuliner di Kecamatan Kuok, seperti warung sate Kuok hingga warung soto di sepanjang Jalan Lintas Pekanbaru–Sumatera Barat, tepatnya di kawasan Desa Rantau Berangin.
Kerupuk lomang dinilai cocok dipadukan dengan berbagai makanan seperti sate, lontong pecal, soto, hingga nasi Padang. Tak hanya itu, camilan ini juga menjadi teman santai saat menikmati tayangan televisi maupun menonton film bersama keluarga.
Sementara itu, pelanggan kerupuk lomang khas Kuok, Nursia (55), mengaku rutin memesan camilan tersebut dari usaha rumahan milik Onida. Menurutnya, kerupuk lomang sudah menjadi camilan wajib di warung kuliner miliknya.
Nursia yang menjalankan usaha nasi goreng di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, menyebut rata-rata penjualan kerupuk lomang di tempat usahanya mencapai 100 pcs per hari dengan harga Rp1.000 per pcs.
“Untuk satu pcs berisi beberapa iris kerupuk dan cukup bisa dinikmati,” ujarnya.
Selain dijual di warung, Nursia juga kerap menjadikan kerupuk lomang sebagai oleh-oleh saat mengunjungi sanak saudara maupun kerabat yang akan bepergian jauh.
“Pekan lalu, saat syukuran keluarga yang berangkat melaksanakan ibadah haji tahun 2026, saya bawakan kerupuk lomang ini. Kerupuk ini simpel dan cocok dipadukan dengan berbagai makanan,” sebutnya.
Selain menjadi camilan favorit masyarakat lokal, kerupuk lomang juga kerap dijadikan oleh-oleh khas Kampar bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. REZA
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pj Kades Batu Langkah Kecil Apresiasi Edukasi BBPOM dan DPR RI untuk Warga Desa
- Kampar
- 09 Mei 2026 17:06 WIB
BPBD Kampar Pastikan Kondisi Aman, Catat Potensi Hujan Sedang
- Kampar
- 09 Mei 2026 16:20 WIB
Pemko Pekanbaru Revitalisasi Dua SD Negeri, Fokus Benahi Ruang Belajar dan Fasilitas Sekolah
- Pendidikan
- 09 Mei 2026 13:01 WIB
Bupati Kasmarni: Digitalisasi Pelabuhan Ro-Ro Jadi Langkah Strategis Dongkrak Ekonomi Bengkalis
- Ekonomi Bengkalis
- 09 Mei 2026 11:18 WIB
BMKG Pekanbaru: Hujan Masih Guyur Riau, Warga Diminta Waspada Petir dan Angin Kencang
- Riau
- 09 Mei 2026 11:05 WIB
Pemko Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar di Ujung Sudirman, Disiapkan Jadi Ruang Publik dan Kawasan Hijau
- Pekanbaru
- 09 Mei 2026 11:00 WIB
Kerupuk Lomang Khas Kuok Kian Digemari, Jadi Camilan Favorit hingga Oleh-Oleh Jemaah Haji
- Traveliner
- 09 Mei 2026 10:46 WIB
Warga Maini Darul Aman Geger, Wanita 57 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Tangki Air
- Hukum Meranti
- 09 Mei 2026 09:10 WIB
Kerajinan Khas Riau Akan Tampil di HUT Dekranasda 2026
- Riau
- 08 Mei 2026 20:56 WIB
Rektor Universitas Pahlawan Optimistis Fakultas Kedokteran Segera Terwujud
- Pendidikan
- 08 Mei 2026 20:11 WIB
RSUD dr Pratomo Tegaskan Pelayanan Pasien Tanpa Pilih Kasih
- Rohil
- 08 Mei 2026 18:57 WIB
