Laporan Warga Bongkar Jaringan Narkoba Rohil-Dumai, Polisi Sita Sabu dan Senpi Rakitan
DUMAI – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika lintas kabupaten yang beroperasi di wilayah Rokan Hilir dan Kota Dumai. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat melalui layanan pengaduan WhatsApp Satgas Anti Narkoba Riau.
Dalam operasi tersebut, polisi tidak hanya menyita puluhan gram sabu, tetapi juga mengamankan senjata api rakitan beserta amunisi aktif dari tangan para tersangka.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan, informasi awal diterima melalui nomor pengaduan Satgas Anti Narkoba Riau.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Subdit I yang dipimpin Kompol Yogie Pramagita langsung bergerak menuju Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir, pada Sabtu (9/5) untuk melakukan penggerebekan,” ujar Yudha, Minggu (10/5/2026).
Di lokasi pertama, polisi menangkap tersangka berinisial SU alias USI (36) di sebuah rumah di Jalan Simpang Mayat, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan empat paket sabu dengan total berat kotor 24,10 gram, timbangan digital, serta telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba.
“SU mengaku berperan sebagai pengedar yang mengecer barang haram tersebut kepada pelanggan,” jelas Yudha.
Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian melakukan pengembangan dan memperoleh informasi mengenai pemasok utama narkotika berinisial SA yang berada di Kota Dumai.
Tim langsung bergerak melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap SA (35) bersama rekannya berinisial A (32) pada Minggu (10/5) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Budi Kemuliaan, Kota Dumai.
Kedua tersangka ditangkap saat berada di dalam sebuah mobil Honda Brio merah. Polisi yang telah mengepung kendaraan tersebut langsung mengamankan para pelaku tanpa perlawanan.
Saat melakukan penggeledahan kendaraan, petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan lengkap dengan tujuh butir amunisi aktif.
“Selain senjata api, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp50 juta yang diduga merupakan hasil penjualan narkoba, serta dua unit telepon genggam sebagai alat komunikasi bisnis ilegal mereka,” ungkap Yudha.
Berdasarkan pengakuan SA, bisnis narkotika tersebut telah dijalankannya selama enam bulan terakhir dengan pasokan sabu dari seseorang berinisial A yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sementara terkait kepemilikan senjata api, tersangka mengaku senjata tersebut merupakan barang gadai dari rekannya berinisial L dengan nilai Rp700 ribu sejak delapan bulan lalu.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan keterkaitan senjata api tersebut dengan tindak kriminal lainnya.
“Para tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif, termasuk terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tes urine,” terang Yudha.
Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Satgas Anti Narkoba. Polisi menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkotika dan kepemilikan senjata api ilegal di wilayah Riau. Rls/ Milla
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Fajar/Fikri Tembus Final Denmark Open 2026, Tantang Ganda Putra Malaysia
- Olahraga
- 17 Oktober 2026 23:36 WIB
PLN UIP3B Sumatera Bergerak Bersama TNI AD, Hadirkan Akses Air Bersih untuk Wujudkan Desa Sejahtera di Bengkulu
- Nasional
- 17 Oktober 2026 22:09 WIB
Hadiri Halaqah Pimpinan Pesantren se-Kampar, Wabup Misharti Paparkan Capaian dan Program Pembangunan Daerah
- Kampar
- 17 Oktober 2026 15:35 WIB
Danlanud RSA Beri Penghargaan kepada Dua Perwira, Pengabdian Berlanjut ke Skadron Udara 54
- Natuna
- 17 Oktober 2026 10:47 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Ajak Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November
- Riau
- 16 Oktober 2026 16:07 WIB
Wabup Misharti Ikuti Rakor Pengembangan Sumur Migas, Lima Sumur di Kampar Jadi Perhatian
- Kampar
- 16 Oktober 2026 15:39 WIB
BATAM GELAP BELASAN JAM, POTENSI RUGI Rp233,9 MILIAR: DIREKSI PLN DIDESAK MUNDUR, ISU NEPOTISME MENCUAT
- Batam
- 16 Oktober 2026 13:27 WIB
Akhmad Munir Soroti Praktik Transaksional, Pemilihan Ketua PWI Harus Demokratis dan Sportif
- Kampar
- 16 Oktober 2026 09:05 WIB
Lanud RSA Hadirkan Karnaval Rafale, Tanamkan Cinta Dirgantara Sejak Dini
- Natuna
- 16 Oktober 2026 07:39 WIB
Buka Konferensi PWI VIII, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan
- Kampar
- 15 Oktober 2026 21:34 WIB
Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi, PLN UIP3B Sumatera Perkuat Bank Sampah Siyara di Pekanbaru
- Nasional
- 15 Oktober 2026 15:19 WIB
Riau Perkuat Strategi Pencegahan Ekstremisme melalui RAD-PE
- Riau
- 15 Oktober 2026 12:35 WIB
Beda Keyakinan, Tetap Harmonis! Lanud RSA Natuna Perkuat Pembinaan Rohani
- Natuna
- 15 Oktober 2026 12:32 WIB
Manfaatkan Program Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Apresiasi Wajib Pajak dengan Berbagi Masker di Tengah Kabut Asap
- Kampar
- 15 Oktober 2026 10:37 WIB
Ketua DPRD Meranti Pimpin Rapat Bahas Pembangunan Jembatan Suak Nipah Bersama OPD dan Perusahaan
- Kepulauan Meranti
- 15 Oktober 2026 08:32 WIB
Bukan Sekedar Ngopi, Selaso Cafe di Kantor Bupati Siak Jadi Ruang Tunggu Rakyat Temui Bupati
- Siak
- 15 Oktober 2026 08:31 WIB

