Di Tengah Kepungan Kabut Asap, Pemkab Natuna Hadirkan Bantuan Pangan dan Dokter Spesialis untuk Warga Batubi

Natuna, resonansi.co – Di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Kecamatan Bunguran Batubi, Pemerintah Kabupaten Natuna menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung memberikan bantuan pangan sekaligus menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kamis (10/9/2026). Kehadiran pemerintah menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla yang telah berlangsung sekitar satu pekan.

Camat Bunguran Batubi, Mikratulhayat, S.IP., dalam laporannya menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah wilayah kecamatan tersebut.

Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Natuna yang tidak hanya menyalurkan bantuan pangan, tetapi juga membawa tenaga medis dan dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

“Terima kasih atas bantuan yang disalurkan kepada masyarakat serta kehadiran dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran pemerintah tentunya sangat berarti bagi masyarakat di tengah kondisi yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.

Kepala Perum Bulog Cabang Ranai, Pencius Siburian, menjelaskan bantuan pangan yang disalurkan merupakan alokasi Juli hingga September 2026.

Khusus Desa Batubi Jaya, bantuan diberikan kepada 186 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Jumlah tersebut meningkat sebanyak enam penerima dibandingkan sebelumnya.

Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan, sehingga untuk periode Juli–September 2026, masing-masing menerima total 30 kilogram beras.

Pencius menyebutkan, peningkatan jumlah penerima juga terjadi secara keseluruhan di Kabupaten Natuna.

“Secara umum, jumlah PBP di Kabupaten Natuna juga mengalami peningkatan sebanyak 1.733 PBP atau 23,67 persen, dari sebelumnya 7.321 PBP menjadi 9.054 PBP,” jelasnya.

Menurutnya, bertambahnya jumlah penerima menunjukkan adanya perluasan jangkauan program bantuan pangan sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut juga akan dilanjutkan pada periode berikutnya untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin, S.E., mengatakan bantuan pangan yang diserahkan di Desa Batubi Jaya diperuntukkan bagi 186 penerima manfaat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat yang menerima. Pemerintah desa dan kecamatan juga diminta terus memperbarui data penerima agar program bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, kita berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Jarmin.

Tak hanya membawa bantuan pangan, Pemkab Natuna juga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Sejumlah dokter spesialis turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut, meliputi dokter spesialis bedah, spesialis anak, spesialis kebidanan dan kandungan, serta spesialis penyakit dalam. 

Jarmin mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara langsung kepada dokter dan tenaga medis yang telah disiapkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Jarmin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara terbuka.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Natuna akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran secara terbuka. Kondisi kabut asap yang terjadi saat ini jangan sampai semakin diperparah oleh aktivitas pembakaran,” tegasnya.

Ia menegaskan, Pemkab Natuna telah melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan karhutla, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, patroli hingga upaya pemadaman yang dilakukan melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan pemerintah dalam menekan dampak karhutla, termasuk mengantisipasi meluasnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan pangan secara simbolis oleh Wakil Bupati Natuna kepada perwakilan penerima manfaat.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Natuna, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Natuna, Camat Bunguran Batubi beserta jajaran, serta unsur Kecamatan Bunguran Batubi. (Zaki

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru