Jubir Dapil Kampar IV Rinaldo Saputra Sampaikan Hasil Reses, Sorot Infrastruktur hingga Layanan Publik

KAMPAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2026. 

Secara umum, berbagai usulan yang dihimpun dari seluruh daerah pemilihan (dapil) dirangkum dalam sejumlah isu strategis, terutama terkait infrastruktur, pelayanan masyarakat, layanan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dalam forum tersebut, juru bicara (jubir) Dapil Kampar IV, Rinaldo Saputra, menyampaikan bahwa hasil reses mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa dan kelurahan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Secara garis besar, aspirasi masyarakat masih didominasi persoalan infrastruktur jalan, drainase, perumahan layak huni, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Rinaldo menjelaskan, dari wilayah Desa Teratak misalnya, masyarakat mengusulkan bantuan bioflok untuk tiga kelompok, pembangunan jalan lingkungan hotmix sepanjang 2 kilometer, rigid beton 100 meter di depan MTs YPUI, hingga program bedah rumah dan normalisasi Danau Lancing.

Sementara dari Desa Sungai Pinang, Balam Jaya, dan Terantang, aspirasi yang disampaikan meliputi pembangunan rumah layak huni, semenisasi jalan sekolah, bantuan ternak ayam petelur, bibit ikan, pembangunan jalan aspal, drainase, serta program bedah rumah.

Aspirasi dari Kelurahan Air Tiris juga menitikberatkan pada pembangunan drainase kawasan pasar, pengadaan ambulans, perbaikan jalan, serta bantuan bagi kelompok nelayan. Sedangkan di Desa Bukit Kratai, kebutuhan yang disampaikan meliputi penerangan jalan umum, perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga peningkatan keamanan lingkungan.

Lebih lanjut, masyarakat Desa Pulau Sarak mengusulkan bantuan alat pertanian, pembangunan jalan poros, rumah layak huni, pengadaan alat pemadam kebakaran, serta pembangunan balai adat. Di Desa Padang Mutung, aspirasi yang muncul antara lain perbaikan sarana Pamsimas, pengembangan desa wisata, hingga rehabilitasi lapangan olahraga.

Berbagai usulan juga datang dari Desa Aur Sati, Sungai Jalau, dan Pulau Rambai yang mencakup pembangunan sarana olahraga, rehabilitasi jembatan, bantuan UMKM, pengaspalan jalan, hingga penyediaan fasilitas pendidikan dan seni budaya.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti kebutuhan insentif guru ngaji, bantuan rumah ibadah, pembangunan drainase, ruang kelas baru, hingga penguatan sektor pertanian dan UMKM.

Rinaldo menegaskan, seluruh hasil reses tersebut akan menjadi bahan pokok dalam penyusunan program pembangunan daerah ke depan.

“Aspirasi masyarakat ini merupakan prioritas yang harus diperjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran daerah,” tukasnya. Adv

Editor : Herdi Pasai



Bagikan