Polemik DT Darwis Jadi Atensi Kapolres Kuansing, Advokat: Proses Hukum Dijalankan, Kondusivitas Tetap Dijaga
KUANTAN SINGINGI — Polemik yang melibatkan DT Darwis dan pemilik akun TikTok @poldasitanggang4 (Polda STG) memasuki ranah hukum. DT Darwis bersama tim kuasa hukumnya mendatangi Polres Kuantan Singingi, Jumat (28/8/2026), terkait dugaan penghinaan yang sebelumnya disampaikan melalui siaran langsung TikTok.
Kedatangan DT Darwis dan tim kuasa hukum mendapat perhatian langsung dari Kapolres Kuantan Singingi. Pertemuan berlangsung di Aula Polres Kuantan Singingi dan turut dihadiri sejumlah perwakilan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memberikan atensi terhadap persoalan yang berkembang serta mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga keamanan dan kondusivitas di tengah tingginya perhatian publik terhadap perkara tersebut.
Ketua Tim Kuasa Hukum DT Darwis, Ikhsan, S.H., M.H., CLA, CPM, mengapresiasi sikap Kapolres Kuantan Singingi yang menerima para pihak dan memberikan ruang agar persoalan diselesaikan melalui mekanisme hukum.
“Kami mengapresiasi atensi Bapak Kapolres Kuantan Singingi. Sejak awal kami memilih jalur hukum agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik di ruang publik. Kami membawa persoalan ini kepada institusi yang berwenang dan selanjutnya kami menghormati proses hukum yang berjalan,” ujar Ikhsan.
Menurut Ikhsan, perkara tersebut harus ditempatkan secara proporsional. Ia menegaskan, persoalan yang dilaporkan merupakan dugaan perbuatan individual dan tidak boleh digiring menjadi sentimen antardaerah, antarsuku, maupun antarkelompok masyarakat.
“Kami tegaskan, ini bukan persoalan Sumatera Utara melawan Kuantan Singingi dan bukan persoalan suku dengan suku. Jangan ada pihak yang membawa perkara individual ini ke wilayah SARA. Yang kami persoalkan adalah perbuatannya, dan perbuatan itulah yang kami minta diuji berdasarkan hukum,” tegasnya.
Bermula dari Polemik Pacu Jalur
Polemik tersebut sebelumnya bermula dari aksi Polda STG yang menjadi sorotan setelah memamerkan minuman yang disebut tuak dalam momentum Pacu Jalur. Peristiwa itu kemudian mendapat reaksi dari masyarakat dan sejumlah tokoh Kuansing, termasuk DT Darwis yang menyampaikan kritik terkait penghormatan terhadap adat dan marwah Pacu Jalur.
Polda STG kemudian sempat menyampaikan permintaan maaf. Namun, persoalan kembali memanas setelah pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 10.12 WIB, berlangsung siaran langsung melalui akun TikTok @poldasitanggang4 yang diduga memuat perkataan bernada penghinaan terhadap DT Darwis secara personal.
Tim kuasa hukum menyatakan telah mengamankan rekaman serta sejumlah bukti elektronik yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk kepentingan proses hukum.
Meski mengambil langkah hukum, Ikhsan menegaskan pihaknya sejalan dengan pesan Kapolres agar masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga suasana Kuantan Singingi tetap aman dan kondusif.
“Kondusivitas harus kita jaga bersama. Tetapi menjaga kondusivitas bukan berarti menghentikan proses hukum. Justru hukum kita tempuh agar tidak ada aksi saling membalas di tengah masyarakat. Kami meminta semua pihak menahan diri dan memberikan ruang kepada kepolisian untuk bekerja secara profesional, objektif dan transparan,” kata Ikhsan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perundungan, ancaman, maupun tindakan lain terhadap pihak yang dilaporkan.
“Kami tidak membalas makian dengan makian. Kami tidak meminta masyarakat menghakimi siapa pun. Kami membawa bukti kepada aparat penegak hukum. Apabila unsur pidananya terpenuhi, kami meminta proses dilakukan secara tegas sesuai hukum. Sebaliknya, penentuan bersalah atau tidak tetap menjadi kewenangan proses peradilan,” ujarnya.
Tim kuasa hukum berharap langkah hukum tersebut dapat menjadi titik untuk meredakan polemik sekaligus memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak.
“Marwah Pacu Jalur kita jaga, kehormatan setiap orang kita hormati, dan proses hukum kita percayakan kepada aparat yang berwenang. Kuansing harus tetap aman dan kondusif,” tutup Ikhsan. Arp
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Milad ke-28, BKMT Riau Launching Sekolah Lansia
- Pendidikan
- 16 September 2026 15:41 WIB
Bandara SSK II Pekanbaru Catat 57 Penerbangan di Tengah Kabut Asap
- Riau
- 16 September 2026 06:56 WIB
BMKG: Kualitas Udara Pekanbaru Sedang hingga Berbahaya, Masyarakat Diimbau Waspada Asap
- Riau
- 15 September 2026 16:26 WIB
Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Listrik WK Rokan
- Nasional
- 15 September 2026 15:54 WIB
Bupati Kampar Dorong PLN Maksimalkan Pelayanan Listrik di Wilayah 3T
- Kampar
- 15 September 2026 15:10 WIB
Indonesia Raih Emas Speed Relay Campuran di World Climbing Series Guiyang
- Olahraga
- 15 September 2026 08:48 WIB
Polsek Tebing Tinggi Ringkus Pelaku Curanmor di Jalan Imam Bonjol
- Hukrim
- 15 September 2026 08:34 WIB
Sekwan Masih Plt, DPRD Kampar Desak Pemkab Segera Tetapkan Definitif
- Kampar
- 14 September 2026 20:37 WIB
Sembako Natuna Tak Boleh Tersendat, Cen Sui Lan Langsung Temui Mendag RI
- Natuna
- 14 September 2026 18:09 WIB
Marc Marquez Menangi GP San Marino, Alex Marquez dan Acosta Jadi Kuda Hitam
- Olahraga
- 14 September 2026 09:45 WIB
Prakiraan Cuaca Riau, Udara Kabur hingga Berawan Sepanjang Hari
- Riau
- 14 September 2026 09:39 WIB
Moto3 San Marino: Quiles Kalahkan Almansa, Veda Ega Pratama Kembali Tanpa Poin
- Olahraga
- 13 September 2026 21:52 WIB
Hotspot Nol, Bupati Ahmad Yuzar Pacu Percepatan Penuntasan Karhutla Kampar
- Kampar
- 13 September 2026 17:05 WIB
JMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas Organisasi
- Kampar
- 12 September 2026 19:23 WIB
Dari Ruang Kuliah ke Pengabdian: Yudisium Ke-XX FEB UNISI Lahirkan Generasi Penerus Bangsa
- Inhil
- 12 September 2026 15:19 WIB
PSPS Takluk dari PSIS Semarang pada Laga Perdana Championship
- Olahraga
- 12 September 2026 11:19 WIB

