Harga TBS Sawit Riau Periode Awal Mei Turun, Helvizar: Harga Masih Stabil dan Menguntungkan

PEKANBARU – Kabid Usaha Perkebunan Disbunnak Keswan Kampar, Helvizar, mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau periode 29 April hingga 5 Mei 2026 memang mengalami penurunan. Namun demikian, kondisi harga saat ini masih relatif stabil dan tetap menguntungkan bagi petani sawit.

“Walaupun ada penurunan harga, kondisi harga TBS sawit saat ini masih cukup baik dan masih membantu perekonomian petani sawit, khususnya di Kabupaten Kampar,” ujar Helvizar di Bangkinang, Senin (11/5/2026).

Ia juga mengimbau petani untuk terus menjaga kualitas buah sawit yang dipanen agar harga jual tetap maksimal di tingkat pabrik kelapa sawit.

“Kami berharap petani memperhatikan kualitas panen dan tidak memanen buah mentah, sehingga harga TBS yang diterima tetap optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau menetapkan harga TBS sawit pola Kemitraan Swadaya dan Plasma untuk periode Rabu-Selasa, 29 April hingga 5 Mei 2026. Pada periode ini, harga sawit mengalami penurunan terutama pada kelompok umur tanaman 9 tahun.

Untuk pola Kemitraan Swadaya, harga TBS sawit umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.854,21 per kilogram atau turun Rp102,10 per kilogram dibanding periode sebelumnya.

Sedangkan untuk pola Kemitraan Plasma, harga TBS sawit umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.906,24 per kilogram atau turun Rp42,14 per kilogram.

Penurunan harga TBS sawit periode ini dipengaruhi fluktuasi harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar. Meski demikian, harga sawit di Riau masih berada di level yang cukup baik bagi petani. REZA

Editor : Herdi Pasai
Tag : # Ekonomi



Bagikan