Petani Plasma Bentuk Tim Revitalisasi, Desak DPRD Rohil Gelar RDP
ROKAN HILIR – Perwakilan petani plasma dari berbagai kepenghuluan di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam membentuk Tim Revitalisasi dan Transisi Plasma PT Jatim Jaya Perkasa (JJP). Pembentukan tim tersebut dilakukan sebagai langkah legal formal untuk memperjuangkan hak-hak petani plasma yang dinilai belum jelas selama belasan tahun terakhir.
Pembentukan tim digelar dalam rapat petani plasma di Griya Cafe, Sungai Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (14/5/2026).
Dalam rapat tersebut, para petani memberikan amanah kepada Zulpakar, SE, M.Si sebagai Ketua Tim Revitalisasi dan Transisi Kebun Plasma PT Jatim Jaya Perkasa.
Zulpakar, Sabtu (16/5/2026) kepada Resonansi.co mengatakan, sejak 2011 hingga 2026 masyarakat tidak pernah memperoleh informasi yang jelas terkait pembagian plasma, besaran kompensasi, hingga keberadaan lahan plasma yang menjadi hak petani.
“Selama ini tidak ada kejelasan, baik terkait pembagian plasma, besaran kompensasi, maupun letak lahan plasma. Hal itu tidak pernah disampaikan secara terbuka oleh PT Jatim Jaya Perkasa maupun Koperasi Seribu Kubah,” ujarnya.
Menurutnya, selama berada di bawah naungan Koperasi Seribu Kubah, petani plasma hanya menerima kompensasi tanpa mengetahui secara rinci kondisi plasma yang sebenarnya.
Ia menyebutkan, petani tidak pernah mendapatkan penjelasan mengenai luas lahan plasma, besaran hutang, hingga rincian hak yang seharusnya diterima masyarakat. Selain itu, pihaknya juga memperoleh informasi adanya dugaan jual beli lahan plasma.
Padahal, berdasarkan Keputusan Bupati Rokan Hilir Nomor 35 Tahun 2011, kebun plasma tidak boleh diperjualbelikan maupun dipindahtangankan.
“Petani plasma tidak mengetahui luas lahan, besaran hutang, hingga rincian kompensasi. Hak-hak petani selama ini seperti diabaikan. Bahkan ada dugaan lahan plasma diperjualbelikan, sementara dalam SK Bupati Rokan Hilir Nomor 35 Tahun 2011 hal itu tidak dibolehkan,” tegasnya.
Zulpakar juga menyoroti tidak pernah dilaksanakannya Rapat Anggota Tahunan (RAT) oleh Koperasi Seribu Kubah. Padahal, RAT merupakan kewajiban dalam tata kelola koperasi.
“Rapat anggota tahunan sangat penting dan wajib dilakukan setiap tahun,” katanya.
Usai pembentukan tim, pihaknya berencana menyurati DPRD Rokan Hilir untuk meminta dilaksanakannya rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak terkait.
“Kami berharap DPRD bisa menghadirkan seluruh pihak terkait agar petani plasma mendapatkan informasi yang jelas,” ujar Zulpakar.
Ia menegaskan, target utama perjuangan tim revitalisasi dan transisi adalah pembagian plasma secara permanen kepada masyarakat sesuai hak petani plasma.
Selain itu, petani plasma juga menyatakan tidak ingin lagi berada di bawah naungan Koperasi Seribu Kubah karena selama hampir 15 tahun dinilai tidak mampu mewujudkan kejelasan hak-hak masyarakat.
“Petani plasma sudah memberikan kesempatan selama 15 tahun, tetapi sampai hari ini tidak pernah terwujud,” katanya.
Salah seorang petani plasma, Mustafa Ali, mengaku dirinya menerima kompensasi plasma, namun tidak pernah dilibatkan dalam Rapat Anggota Tahunan koperasi.
“Saya dapat kompensasi plasma, tapi tidak pernah dilibatkan dalam RAT. Setahu saya RAT juga tidak pernah dilaksanakan oleh koperasi, bahkan rata-rata petani plasma tidak pernah dilibatkan,” ungkapnya.
Zulpakar menambahkan, tim telah menemukan berbagai fakta terkait pengelolaan plasma sejak 2011 hingga 2026. Beberapa di antaranya menyangkut besaran kompensasi, luas lahan plasma, dugaan pemindahtanganan hak plasma, hilangnya sejumlah blok plasma, hingga dugaan pemotongan dan simpan pinjam yang tidak jelas.
Menurutnya, seluruh indikasi tersebut nantinya akan dibuka dalam forum RDP dan dimintai pertanggungjawaban.
“Kalau ada indikasi unsur pidana, tentu akan dilaporkan ke aparat penegak hukum. Jika ada unsur perdata, akan kami gugat ke pengadilan. Semua ini demi kepentingan masyarakat petani plasma dan agar hak-hak petani dikembalikan sesuai SK Bupati Rokan Hilir Nomor 35 Tahun 2011,” tegasnya.
Sementara itu, petani plasma lainnya, Muktar, mengaku masyarakat sudah lelah menunggu kepastian selama lebih dari 15 tahun.
“Plasma ini aset masyarakat Kubu. Masyarakat mendapatkannya dengan perjuangan dan pengorbanan besar. Sudah cukup 15 tahun diberikan kesempatan, tapi tidak ada kepastian,” pungkasnya. Indra Sarip
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Identitas Korban Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Terungkap, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
- Kampar
- 04 Agustus 2026 17:42 WIB
Tinjau Hasil Pembangunan TMMD ke-129, Tim Wasev Mabesad Evaluasi Sasaran Fisik
- Pelalawan
- 04 Agustus 2026 17:40 WIB
Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Terjun dari Jembatan Rantau Berangin
- Kampar
- 04 Agustus 2026 09:57 WIB
Wujudkan Program TMAB, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR Rampungkan Pengecoran Fondasi Tower Air Bersih
- Pelalawan
- 04 Agustus 2026 09:23 WIB
Komisi I DPRD Karimun Dorong Percepatan SIMPATI DESA untuk Perkuat Layanan Adminduk di Kabupaten Karimun.
- Karimun
- 03 Agustus 2026 23:41 WIB
Indonesia Tertinggal 0-2 dari Vietnam dalam 15 Menit Pertama di Stadion Pakansari
- Olahraga
- 03 Agustus 2026 21:36 WIB
Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah
- Batam
- 03 Agustus 2026 17:10 WIB
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
- Batam
- 03 Agustus 2026 14:12 WIB
Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Kampar dan Pekanbaru, Berikut Jadwalnya
- Ekonomi
- 03 Agustus 2026 13:08 WIB
Pemkab Kuansing Tunggu Kepastian Pejabat Pusat untuk Buka Festival Pacu Jalur 2026
- Traveliner
- 03 Agustus 2026 13:00 WIB
TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR: Pembangunan MCK Masjid Al-Hijrah Capai 70 Persen
- Pelalawan
- 03 Agustus 2026 09:39 WIB
Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026, Raih Gelar Kedua Musim Ini
- Olahraga
- 03 Agustus 2026 06:01 WIB
Dulux Raih Top Brand Award 2026, Perkuat Posisi sebagai Merek Cat Pilihan Masyarakat Indonesia
- Ekonomi
- 02 Agustus 2026 13:54 WIB
Di Balik Kesibukan Memimpin Batam, Amsakar Dapat Kejutan Hangat di Ulang Tahun ke-58
- Batam
- 02 Agustus 2026 11:15 WIB
Leo/Daniel Melaju ke Final Taipei Open 2026, Siap Tantang Ganda Malaysia
- Olahraga
- 02 Agustus 2026 10:34 WIB
Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Pembangunan RTLH Milik Zaini dalam TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR Terus Dikebut
- Pelalawan
- 02 Agustus 2026 10:29 WIB

